KONTAK PERKASA FUTURES - Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, kini menduduki peringkat tiga sebagai bandara dengan pelayanan terbaik di dunia melalui penilaian yang dilakukan oleh Dewan Bandara Internasional (ACI). Presiden Direktur PT Angkasa Pura I (Persero) Tommy Soetomo di Denpasar, Sabtu, mengungkapkan bahwa peringkat salah satu bandara tersibuk di Tanah Air itu pada kuartal pertama tahun 2015 melonjak dari kuartal empat tahun sebelumnya yang menduduki posisi ketujuh. "Padahal, hasil survei sebelumnya di kuartal empat 2014, Bandara I Gusti Ngurah Rai berada di peringkat ketujuh dunia," katanya. Peringkat terbaru itu, menurut dia, disematkan kepada Bandara Ngurah Rai pada kategori jumlah penumpang 15 hingga 25 juta orang per tahun. Pada kategori bandara dengan 15 hingga 25 juta penumpang per tahun, ACI melakukan penilaian di 30 bandara di dunia. Peringkat kedua bandara di bawah pengelolaan Angkasa Pura I tersebut berada di atas Bandara Kansai di Jepang, Bandara Auckland di Selandia Baru, Bandara San Diego di Amerika Serikat, Bandara Helsinki-Vantaa di Finlandia, serta Bandara Brisbane di Australia. Sedangkan, peringkat pertama diduduki oleh Bandara Gimpo di Seoul, Korea Selatan, yang berhasil menjadi bandara terbaik dalam survei kali ini, menggeser Bandara Wuhan Tianhe di Tiongkok yang harus puas di peringkat kedua. Bandara Juanda Surabaya peringkatnya juga membaik, dari yang sebelumnya ada di posisi ke sepuluh, kini ada di peringkat ketujuh dunia menurut penilaian ACI. Tommy menjelaskan bahwa di kategori bandara dengan jumlah penumpang lima hinggga 15 juta penumpang per tahun, ada tiga bandara di Indonesia yang disurvei. Hasilnya, dari 77 bandara di dunia, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan berada di peringkat ke-24, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar di posisi ke-36, dan Bandara Kualanamu Medan di peringkat ke-72.
08 Juni 2015
Indeks Hang Seng ditutup turun 1,06 persen
Juni 08, 2015
Hangseng
KONTAK PERKASA FUTURES - Saham-saham Hong Kong ditutup 1,06 persen lebih rendah pada Jumat, menyusul kerugian di Wall Street setelah IMF menurunkan prakiraan pertumbuhan ekonomi AS, tetapi Shanghai mengakhiri minggu ini di tertinggi tujuh tahun. Indeks acuan Hang Seng jatuh 291,73 poin menjadi ditutup pada 27.260,16 dengan nilai transaksi 158,46 miliar dolar Hong Kong (20,45 miliar dolar AS). Tetapi di Tiongkok daratan, indeks komposit Shanghai bertambah 1,54 persen menjadi berakhir di atas 5.000 poin untuk pertama kalinya sejak Januari 2008. Indeks naik 76,00 poin menjadi 5.023,10 dengan nilai transaksi 1,2 triliun yuan (196,1 miliar dolar AS) dan meningkat 8,92 persen selama seminggu. Indeks komposit Shenzhen, yang melacak saham-saham di bursa kedua Tiongkok, naik 0,93 persen atau 28,26 poin, menjadi 3.051,96 dengan nilai transaksi 1,0 triliun yuan. Indeks melonjak 9,26 persen untuk seminggu, demikian AFP melaporkan.
Bursa saham Hong Kong dibuka sedikit lebih rendah
Juni 08, 2015
Hangseng
KONTAK PERKASA FUTURES - Saham-saham Hong Kong dibuka sedikit lebih rendah, Jumat, menyusul kerugian di Wall Street. AFP melaporkan, indeks Hang Seng melemah 13,83 poin menjadi 27.538,06. Namun indeks komposit Shanghai naik 1,39 persen, atau 68,99 poin, menjadi 5.016,09. Indeks komposit Shenzhen, yang melacak saham-saham di bursa kedua Tiongkok, bertambah 1,38 persen atau 41,75 poin, menjadi 3.065,45.
Langganan:
Postingan (Atom)














