KONTAK PERKASA FUTURES - Kurs dolar AS menguat terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada Rabu pagi, karena data menunjukkan produk domestik bruto (PDB) Amerika Serikat kuartal ketiga tahun ini tumbuh lebih pesar dari yang diperkirakan. PDB riil AS meningkat pada tingkat tahunan sebesar lima persen pada kuartal ketiga, naik dari tingkat pertumbuhan kuartal kedua sebesar 4,6 persen dan menandai laju terkuat sejak 2003, menurut estimasi akhir yang dirilis Departemen Perdagangan, Selasa. Angka terbaru itu di atas perkiraan para analis untuk kenaikan 4,3 persen. Sebuah laporan terpisah oleh Departemen Perdagangan menunjukkan sektor konsumen AS terus meningkatkan pada bulan lalu, dengan penghasilan pribadi maju 0,4 persen dan pengeluaran konsumsi pribadi meningkat 0,6 persen. Selain itu, angka akhir sentimen konsumen AS dari Thomson Reuters/University of Michigan untuk Desember keluar di 93,6, tingkat terbaik pada basis akhir sejak Januari 2007. Namun, pesanan baru untuk barang manufaktur tahan lama di AS turun 0,7 persen pada November, gagal memenuhi perkiraan pasar, kata Departemen Perdagangan. Penjualan rumah baru juga secara tak terguga turun 1,6 persen pada November dari bulan sebelumnya menjadi mencapai 438.000. Indeks dolar, yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,36 persen menjdi 90,093 pada pertengahan sesi perdagangan, tertinggi sejak April 2006. Pada akhir perdagangan di New York, euro jatuh ke 1,2178 dolar dari 1,2224 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,5519 dolar dari 1,5594 dolar. Dolar Australia turun menjadi 0,8097 dari 0,8138 dolar. Dolar AS dibeli 120,73 yen Jepang, lebih tinggi dari 120,01 yen dari sesi sebelumnya. Dolar AS naik ke 0,9874 franc Swiss dari 0,9844 franc Swiss dan bergerak turun 1,1616 dolar Kanada dari 1,1642 dolar Kanada, demikian Xinhua.
24 Desember 2014
BRAU revisi dana IPO bagi peningkatan bisnis
Desember 24, 2014
News
KONTAK PERKASA FUTURES - Pemegang saham PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) menyetujui perubahan penggunaan sebagian dana hasil penawaran saham perdana (IPO) sebesar Rp522 miliar untuk mendukung pengembangan usaha. "Dana IPO difokuskan untuk meningkatkan efisiensi dan pengembangan rencana bisnis perseroan," kata Direktur Utama Berau Coal Energy, Amir Sembodo usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perusahaan pertambangan batu bara tersebut di Jakarta, kemarin. Ia mengatakan RUPSLB menyetujui penggunaan dana IPO sebagian untuk penambahan kapasitas fasilitas pengolahan batu bara, "loading conveyor" dan "hauling road" di lokasi tambang Lati, Binungan dan Sambarata, Kalimantan Timur. Rencana strategis lainnya, menurut Amir, yaitu pembangunan terminal batu bara di Suaran, penambahan dua unit fasilitas tongkang pengangkut batu bara hingga menjadi delapan unit serta pencadangan untuk pembayaran kewajiban perusahaan dan anak perusahaan. Terkait dengan upaya peningkatan kinerja perusahaan, manajemen BRAU memprioritaskan operasional tambang pada pit yang memiliki keuntungan tinggi dan biaya operasi rendah. Program inovasi dan efisiensi yang dijalankan antara lain melalui renegosiasi biaya kontraktor tambang, efisiensi penggunaan bahan bakar serta peningkatan pengawasan operasional tambang, katanya. Per September 2014, produksi batu bara perseroan mencapai 18,6 juta metrik ton (MT) dengan tingkat penjualan 18,2 juta MT. Sekitar 16 persen merupakan penjualan domestik sisanya 84 persen untuk ekspor. "Pasar China dan India masih menguasai tujuan ekspor perusahaan," ujarnya. Target produksi dan pengapalan Berau Coal pada 2014 yang telah disetujui Kementerian ESDM sebanyak 24,2 juta metrik ton. sementara produksi tahun 2015 ditargetkan dapat meningkat menjadi 27 juta ton. "Kami masih dalam jalur yang tepat untk mencapai tingkat produksi tersebut," ujar Amir. Berau Coal Energy Tbk yang melakukan IPO pada Agustus 2010 merupakan pemegang 90 persen saham PT Berau Coal, pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) generasi pertama dengan wilayah konsesi seluas 118.400 hektar di Kabupaten Berau, Kaltim. Berau Coal saat ini memiliki tiga lokasi penambangan yaitu di Lati, Binungan dan Sambarata. Pada RUPSLB kali ini disetujui pula pengangkatan anggota direksi perseroan lainnya yaitu Paul Jeremy Martin Fenby dan Keith John Downham. Pemegang saham juga mengangkat Deswandhy Agusman sebagai Komisaris Independen merangkap Wakil Komisaris Utama dan Prof Dr Irwandy Arif sebagai komisaris.
Indeks Hang Seng naik tajam mengekor Wall Street
Desember 24, 2014
Hangseng
KONTAK PERKASA FUTURES - Saham-saham Hong Kong berakhir menguat 1,26 persen pada Senin, mengikuti kenaikan di Wall Street pada akhir pekan lalu, setelah Federal Reserve AS mengindikasikan suku bunga kemungkinan tidak akan dinaikkan sampai pertengahan 2015. Indeks acuan Hang Seng menguat tajam 291,94 poin menjadi 23.408,57 dengan nilai transaksi 100,98 miliar dolar Hong Kong (13,02 miliar dolar AS). Di Tiongkok daratan, indeks komposit Shanghai naik 0,61 persen, atau 18,85 poin, menjadi 3.127,45 dengan nilai transaksi 624,5 miliar yuan (102,0 miliar dolar AS). Indeks komposit Shenzhen, yang melacak saham-saham di bursa kedua Tiongkok, turun 3,64 persen atau 53,29 poin, menjadi 1.412,30 dengan nilai transaksi 293,1 miliar yuan, demikan AFP melaporkan.
Langganan:
Postingan (Atom)






.jpg)

.jpg)





