KONTAK PERKASA FUTURES - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada Kamis pagi, karena dolar AS menguat dan laporan inflasi positif. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember turun 6,2 dolar AS, atau 0,5 persen, menjadi menetap di 1.245,5 dolar AS per ounce, lapor Xinhua. Indeks dolar AS menguat 0,4 persen pada Rabu. Dolar yang lebih kuat sering menekan emas yang dihargakan dalam mata uang dolar. Inflasi yang masih terkendali juga memperlemah emas. Departemen Tenaga Kerja AS merilis sebuah laporan pada Rabu yang menunjukkan indeks harga konsumen AS naik 0,1 persen disesuaikan secara musiman pada September, karena harga makanan dan perumahan meningkat, tetapi penurunan biaya energi mempertahankan inflasi tetap terkendali, mencegah perpindahan investasi ke logam mulia. Para analis pasar berpendapat bahwa emas berjalan ke dekat tanda resistensi 1.255 dolar AS dan telah berada dalam sebuah koreksi perdagangan normal. Pedagang sedang menunggu data klaim pengangguran mingguan yang dijadwalkan keluar Kamis, serta data perumahan, indeks manufaktur, dan laporan penjualan rumah baru pada Jumat. Perak untuk pengiriman Desember kehilangan 31,8 sen, atau 1,81 persen, menjadi ditutup pada 17,231 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari merosot 11,9 dolar AS, atau 0,93 persen, menjadi ditutup pada 1.271,1 dolar AS per ounce. (A026)
23 Oktober 2014
Pasar saham utama Eropa ditutup lebih tinggi
Oktober 23, 2014
News Market
KONTAK PERKASA FUTURES - Pasar-pasar saham utama Eropa ditutup lebih tinggi pada Rabu, dengan indeks acuan FTSE 100 di London naik 0,43 persen mengakhiri hari di 6.399,73 poin. Di Paris, indeks CAC 40 bertambah 0,58 persen menjadi 4.105,09 poin, sementara indeks DAX 30 di Frankfurt naik 0,60 persen menjadi 8.940,14 poin.
Wall Street hentikan kenaikan beruntun tiga hari
Oktober 23, 2014
News Market
KONTAK PERKASA FUTURES - Saham-saham di Wall Street jatuh pada Kamis pagi, setelah laporan laba bervariasi sehingga pasar mundur kembali setelah tiga sesi berturut-turut membukukan keuntungan besar. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 153,49 poin, atau 0,92 persen, menjadi 16.461,32. Indeks S&P 500 melemah 14,17 poin, atau 0,73 persen, menjadi 1.927,11, dan indeks komposit teknologi Nasdaq kehilangan 36,63 poin, atau 0,83 persen, menjadi 4.382,85, lapor AFP dan Reuters. Ekuitas menghabiskan sebagian besar hari di wilayah positif, sebelum beralih ke merah pada tengah hari. Para analis mengatakan kemunduran itu tidak mengherankan mengingat bahwa S&P 500 telah naik 4,2 persen pada tiga hari sebelumnya. "Setelah reli S&P cukup besar, di beberapa titik akan terjadi beberapa jeda," kata Michael James, direktur pelaksana perdagangan saham di Wedbush Securities. (A026)
Langganan:
Postingan (Atom)







.jpg)






