Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

11 Agustus 2014

Saham Tokyo dibuka 1,53 persen lebih tinggi

Bursa saham Tokyo dibuka 1,53 persen lebih tinggi pada Senin, mengikuti jejak penguatan saham AS. AFP melaporkan, indeks acuan Nikkei 225, yang kehilangan 4,80 persen pada minggu sebelumnya, naik 225,49 poin menjadi 15.003,86 di awal perdagangan. Pada Jumat, saham Wall Street didorong lebih tinggi, meskipun terjadi serangan udara AS di Irak, investor menggenjot pembelian di pasar, di mana sejumlah analis mengatakan telah "oversold". Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 1,13 persen menjadi 16.553,93, sementara indeks S & P 500 yang berbasis luas naik 1,15 persen menjadi 1.931,59. Dolar berada di kisaran 102,12 yen pada awal perdagangan di Tokyo, dibandingkan dengan 102,06 yen di New York pada penutupan Jumat. Euro dibeli 1,3403 dolar dan 136,87 yen dibanding 1,3416 dolar dan 136,93 yen.

Wall Street melonjak di tengah serangan udara AS di Irak

Saham-saham di Wall Street terdorong lebih tinggi pada Sabtu pagi meskipun AS meluncurkan serangan udara di Irak, karena investor menggenjot pembelian di pasar yang beberapa analis katakan telah "oversold". Indeks Dow Jones Industrial Average melompat 185,66 poin (1,13 persen) menjadi ditutup pada 16.553,93. Indeks berbasis luas S&P 500 naik 22,02 poin (1,15 persen) menjadi berakhir di 1.931,59, sedangkan indeks komposit teknologi Nasdaq melesat 35,93 poin (0,83 persen) lebih tinggi menjadi 4.370,90. "Hari ini bangkit," kata Tom Cahill, ahli strategi portofolio di Ventura Wealth Management. "Itu hanya karena oversold dalam jangka pendek, itu membuat banyak yang merasakan itu akan bangkit kembali. " Menuju ke perdagangan Jumat, saham-saham AS telah lebih rendah untuk minggu ini karena para investor mencerna memburuknya ketegangan atas Ukraina dan peningkatan tajam dalam kekerasan di Irak yang mendorong serangan udara pertama AS sejak 2011. "Pasar ini terus mengabaikan kekhawatiran dan negatif," kata Michale James, direktur pelaksana perdagangan saham di Wedbush Securities. Anggota Dow, McDonald, naik 0,3 persen setelah mengatakan penjualan globalnya pada Juli turun 2,5 persen, dengan penjualan di Asia tenggelam 7,3 persen menyusul sebuah laporan bahwa pihaknya menggunakan daging yang tidak aman di Tiongkok. Amazon naik 1,7 persen karena sekelompok lebih dari 900 penulis meminta pengecer daring (online) itu mengakhiri perselisihannya dengan penerbit Hachette atas penentuan harga buku.Para penulis mengatakan mereka "tidak memihak" dalam sengketa tetapi bahwa Amazon tidak akan mengambil tindakan yang dapat merugikan para penulis.Tekmira Pharmaceuticals melonjak 45.1 persen lebih tinggi setelah pejabat AS memperlonggar pembatasan penggunaan obat percobaannya untuk mengobati virus Ebola.Gap melonjak 5,9 persen karena penjualannya pada Juli naik 2,0 persen. Pengecer ini memproyeksikan laba kuartal kedua 73-74 sen per saham, jauh di atas 66 persen yang diperkirakan para aanalis.Pengembang permainan sosial Zynga turun 1,4 persen setelah melaporkan kerugian kuartal kedua 62,5 juta dolar AS, dibandingkan dengan kerugian sebesar 15,8 juta dolar AS pada tahun lalu.Harga obligasi tidak berubah. Imbal hasil pada obligasi 10-tahun pemerintah AS bertahan stabil 2,42 persen, sedangkan pada obligasi 30-tahun diperdagangkan pada 3,23 persen, tingkat yang sama pada Kamis. Harga dan imbal hasil obligasi bergerak terbalik. Demikian laporan AFP.

Emas turun setelah data produktivitas AS membaik

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir sedikit menurun pada Sabtu, setelah produktivitas tenaga kerja sektor usaha non pertanian AS datang lebih baik dari yang diharapkan. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember, turun 1,5 dolar AS atau 0,11 persen, menjadi menetap di 1.311 dolar AS per ounce. Meningkatnya kekhawatiran geopolitik dan serentetan data ekonomi mendominasi pasar. Emas berjangka dibuka lebih tinggi pada awal perdagangan di tengah berita bahwa Amerika Serikat telah meluncurkan serangan udara yang ditujukan terhadap kelompok pemberontak di Irak. Namun, emas berbalik lebih rendah setelah rilis data ekonomi menunjukkan "rebound" yang kuat dalam produktivitas usaha non pertanian AS. Departemen Tenaga Kerja mengatakan Jumat bahwa produktivitas tenaga kerja sektor bisnis non pertanian AS meningkat pada tingkat tahunan 2,5 persen di kuartal kedua, mengalahkan perkiraan rata-rata analis. Biaya-biaya unit tenaga kerja usaha non pertanian juga naik 0,6 persen pada periode yang sama, mengalahkan ekspektasi pasar. Sementara itu, saham AS yang mempercepat keuntungannya pada tengah hari Jumat juga membuat emas berada di bawah tekanan. Tiga indeks saham utama menghapus sebagian besar kerugian awal mereka, karena para investor memperoleh bantuan dari berita bahwa Rusia mengakhiri latihan militernya di perbatasan Ukraina, tanda-tanda penurunan ketegangan di Ukraina. Perak untuk pengiriman September kehilangan 4,9 sen, atau 0,25 persen, menjadi 19,941 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober turun 3,2 dolar AS, atau 0,22 persen, menjadi berakhir pada 1.478,3 dolar AS per ounce. Demikian laporan Xinhua.