Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

29 Januari 2014

Saham Jepang Naik diiringi Pelemahan Yen Picu Rebound Index Topix

Saham Jepang naik, beserta dengan kenaikan terbesar dari index Topix selama hampir lima bulan terakhir dan rebound dari penurunan selama empat hari berturut, seiring penurunan yen terhadap dollar.Sementara itu saham dari Honda Motor Co., produsen mobil yang mendapatkan 83% dari penjualannya dari luar Jepang, gain sebanyak 3%, Shizuki Electric Co. melonjak 2.6% setelah produsen peralatan sektor energy tersebut meningkatkan perkiraan labanya, Advantest Corp. melonjak 4.4% setelah perusahaan manufaktur alat uji coba konduktor tersebut mengatakan telah memperkirakan penurunan yang lebih luas pada tahun fiskal saat ini.Index Topix naik 2.6% ke level 1,256.18 pada penutupan di Tokyo, reli tertajam sejak tanggal 3 September, setelah penutupan kemarin dilevel terendahnya sejak tanggal 16 Desember, sedangkan index Nikkei 225 bertambah 2.7% ke level 15,383.91 seiring dengan hanya empat saham yang terjatuh pada acuan tersebut.Yen turun 0.4% ke level harga 103.34 per dollar setelah bank sentral Turki melipatgandakan suku bunga acuannya guna menghentikan penurunan mata uang, serta mengurangi permintaan asset safe haven, selain itu hari ini pihak FOMC A.S akan memberikan konklusi dari rapat kebijakannya yang telah diadakan selama dua hari terakhir.(tito)

China Kemungkinan Melewati Operasi Pasar Terbuka dihari Kamis

SHANGHAI— Pihak People's Bank of China kemungkinan akan melewatkan operasi pasar terbuka regular dihari Kamis besok seiring dengan tidak dimintanya sektor perbankan untuk mengajukan permintaan mereka untuk kesepakatan pembelian kembali yang berbalik, repo ataupun tagihan bank sentral dihari Rabu ini, berdasarkan pernyataan dari para trader yang juga mengatakan bahwa PBOC kemungkinan akan melewatkan operasi besok seiring dengan institusi keuangan yang kemungkinan telah menyetor cukup banyak uang tunai untuk permintaan dihari libur, pasar uang akan ditutup sejak Jumat selama sepekan kedepan sehubungan dengan tahun baru ImlekJika memang terjadi melewati kegiatan operasional dihari Kamis, pekan ini mereka akan menambahkan dana sebesar 17 Milyar yuan kedalam sistem perbankan seiring dengan penawaran sebanayk 150 Milyar repo berbalik selama 14 hari dihari Selasa kemarin dan 75 Milyar yuan maturity repo berbalik dipekan ini.Bank sentral biasanya menjalankan kegiatan operasional dihari Selasa dan Kamis, menawarkan repo berbalik, reppo serta tagihan guna mengontrol likuiditas dalam pasar uang, yang menawarkan sebanyak 120 Milyar yuan dalam repo berbalik 21 hari pada akhir hari Kamis pekan lalu.Sementara itu pihak PBOC telah menyuntikkan dana net sebesar 375 Milyar yuan kedalam sistem perbankan pada pekan lalu guna menghindari sebuah krisis likuiditas menjelang hari libur tahun baru Imlek.(tito)

Saham China Naik untuk Hari Kedua Setelah Saham Bank Naik Terhadap Valuasi

Saham China naik untuk hari kedua setelah saham bank-bank naik di tengah mendekati rekor terendah valuasi. Saham China Minsheng Banking Corp dan Huaxia Bank Co. naik setidaknya 1,5 persen. Tujuh perusahaan termasuk Porton Fine Chemicals Ltd. dan Netposa Technologies Ltd. semuanya melonjak 44 persen batas harian sebelum diskors dari perdagangan di Bursa Efek Shenzhen pada debut mereka. Datong Coal Industry Co. turun 2,6 persen ke level terendahnya dalam tujuh tahun terakhir setelah memperkirakan kerugian pada tahun lalu.Indeks Shanghai Composite naik 0,3 persen menjadi 2,044.93 pada pukul 11:30 siang pada sesi istirahat perdagangan. Indeks tersebut telah kehilangan 3,4 persen dalam bulan ini, menuju awal terburuk dalam setahun sejak Januari 2010. Pasar China akan ditutup dari 31 Januari-6 Februari untuk liburan Tahun Baru Imlek.Indeks CSI 300 naik 0,1 persen menjadi 2,222.05. Indeks Hang Seng China Enterprises melonjak 1,9 persen. Indeks Bloomberg China -US Equity, ukuran perusahaan AS yang terdaftar paling diperdagangkan di China, naik 1,5 persen di New York kemarin setelah saham Baidu Inc. melonjak.(frk)