Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

22 Januari 2014

Emas Naik Setelah Penurunan Terbesarnya dalam 3 Minggu Terakhir

Bloomberg (22/01) - Emas rebound dari penurunan terbesar dalam tiga minggu terakhir seiring dengan investor mempertimbangkan tanda-tanda penguatan permintaan fisik terhadap prospek mengurangi stimulus moneter di AS.Bullion untuk pengiriman segera naik sebanyak 0,3 persen, ke level $1,244.50 per ons, dan diperdagangkan di level $1,241.48 pada pukul 9:23 di Singapura. Harga turun 1,1 persen kemarin, terbesar sejak 30 Desember. Indeks Dollar AS Bloomberg sedikit berubah setelah naik untuk hari keenam ke level tertingginya dalam empat bulan terakhir.Volume perdagangan untuk kontrak acuan di Shanghai Gold Exchange naik ke level tertingginya sejak 6 Januari kemarin, naik dari level terendah selama dua pekan pada 20 Januari, ketika harga di London mencapai harga tertingginya hampir enam minggu terakhir pada level $1,260.29. China mungkin melampaui India sebagai konsumen emas terbesar di dunia pada tahun 2013.Pembuat kebijakan Federal Reserve akan pada bertemu 28-29 Januari setelah memutuskan pada pertemuan mereka bulan lalu untuk memotong pembelian obligasi bulanan sejalan dengan membaik perekonomian, mengakhiri fase bullish terhadap emas selama 12 tahun. Ini menyebabkan 'penurunan lebih dalam' untuk harga bullion keuntungan seiring kenaikan lebih lanjut pasar ekuitas mengurangi kebutuhan untuk aset haven, Morgan Stanley analis menulis dalam laporannya hari ini.Emas untuk pengiriman Februari sedikit berubah pada level $ 1,242.30 per ons pada perdagangan Comex di New York dari level $ 1,241.80 kemarin ketika harga turun 0,8 persen, terbesar sejak 30 Desember.Perak naik 0,2 persen menjadi $ 19,9234 per ons, reli dari penurunan sebesar 2,1 persen kemarin, penurunan terbesar sejak 30 Desember. Palladium naik 0,1 persen menjadi $ 748,50 per ons dan platinum naik 0,3 persen menjadi $ 1,455.38 per ons. Logam mencapai level $ 1.472 pada 20 Januari, tertinggi sejak 7 November, karena beberapa pekerja tambang berencana untuk mogok kerja di Afrika Selatan. (izr)

IMF naikan prospek pertumbuhan global

Bloomberg, (22/01) - Dana Moneter Internasional (IMF) menaikkan perkiraan pertumbuhan ekonomi global tahun ini karena ekspansi ekonomi di AS dan Inggris yang makin cepat, dan mendesak negara-negara maju untuk mempertahankan akomodasi moneter guna memperkuat pemulihan.Ekonomi global akan tumbuh 3,7 persen tahun ini, dibandingkan dengan perkiraan yang diberikan bulan Oktober lalu sebesar 3,6 persen, IMF mengatakan dalam revisi World Economic Outlook yang dirilis di Washington hari ini. Produk domestik bruto (GDP) AS akan terekspansi sebesar 2,8 persen, dibandingkan dengan 2,6 persen; Jepang akan meningkat 1,7 persen dibandingkan 1,2 persen sebelumnya, dan ekonomi Inggris akan meningkat 2,4 persen dari 1,9 persen sebelumnya, menurut laporan tersebut.'Di negara maju, kesenjangan output produksi pada umumnya tetap besar dan kebijakan moneter harus tetap akomodatif sementara konsolidasi fiskal terus berlanjut,' kata organisasi yang berbasis di Washington itu dalam laporannya. 'Di banyak pasar berkembang dan negara berkembang, permintaan eksternal yang lebih kuat dari negara maju akan mengangkat pertumbuhan ekonomi mereka, meskipun pelemahanan ekonomi domestik tetap menjadi perhatian.' (brc)

Yen Mendekati Level 6 Minggu Tertingginya Terhadap Euro

Bloomberg (22/01) - Yen diperdagangkan mendekati level tertingginya dalam enam minggu terakhir terhadap euro sebelum BOJ (Bank of Japan) menetapkan kebijakan hari ini di tengah spekulasi bank sentral yang akan menunda peningkatan stimulus.Yen mempertahankan kinerja terbaiknya tahun ini terhadap dolar sejak 2010 seiring analis mendorong kembali perkiraan untuk penambahan pelonggaran dari Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda. Pound diperdagangkan mendekati level tertingginya dalam satu tahun terakhir terhadap euro sebelum data diperkirakan akan menunjukkan tingkat pengangguran Inggris jatuh ke level terendah dalam 4 1/2 tahun terakhir. Dolar Australia menguat terhadap semua mata uang utama setelah sebuah laporan menunjukkan kenaikan harga konsumen tahunan dipercepat lebih dari perkiraan ekonom, pemotongan suku bunga lebih lanjut.Yen sedikit berubah pada level 141,42 per euro dan naik 0,1 persen menjadi 104,23 per dolar pada pukul 10:07 di Tokyo dari kemarin. Yen menyentuh level 140,33 terhadap mata uang euro pada 20 Januari, terkuat sejak 6 Desember. Mata uang Jepang telah meningkat 1 persen terhadap dolar tahun ini. Greenback diperdagangkan pada level $1,3568 per euro dari level $1,3561.Pound berada pada level 82,34 pence terhadap mata uang tunggal Eropa dari level 82,29 kemarin, ketika menyentuh 82,15, terkuat sejak Januari tahun lalu.Dolar Australia melonjak 0,7 persen menjadi 88,66 sen AS setelah jatuh ke level 87,57 pada 20 Januari, terlemah sejak Juli 2010. (izr)