Bloomberg (24/12) - Indeks
saham berjangka AS sedikit berubah di tengah jam perdagangan yang
dipersingkat untuk liburan Natal sebelum laporan pesanan barang tahan
lama dan penjualan rumah baru.Kontrak
berjangka pada indeks Standard & Poor 500 yang berakhir pada bulan
Maret naik kurang dari 0,1 persen menjadi 1,823.80 pada pukul 10:58 di
London setelah indeks ditutup pada rekor tertingginya kemarin. Kontrak
berjangka Dow Jones Industrial Average naik 13 poin, atau kurang dari
0,1 persen menjadi 16.251. New York Stock Exchange akan ditutup pada
13:00 hari ini.Indeks
S&P 500 telah naik 28 persen pada tahun ini, menuju reli tahunan
terbesarnya sejak tahun 1997. Ditutup pada level tertinggi sepanjang
masa pada level 1,827.99 kemarin. The Federal Reserve pada pekan lalu
mengatakan akan mengurangi laju pembelian obligasi di tengah lebih
cepatnya ekspansi ekonomi dari estimasi.Pesanan
untuk barang dimaksudkan untuk terakhir setidaknya tiga tahun terakhir
meningkat 2 persen pada bulan lalu, menurut perkiraan ekonom sebelum
laporan dari Departemen Perdagangan pada pukul 8:30 pagi ini di
Washington. Data tersebut mengalami penurunan sebesar 1,6 persen pada
bulan Oktober. Sebuah laporan terpisah mungkin akan menunjukkan bahwa
penjualan rumah baru turun ke laju tahunannya pada angka 440.000 pada
bulan November dari angka 444.000 pada bulan sebelumnya, menurut
perkiraan. (izr)
27 Desember 2013
Sentimen Kebijakan, Dolar Naik Terhadap Yen
Desember 27, 2013
News Market
Bloomberg (24/12) – Dolar naik ke level lima tahun tertingginya terhadap
yen sejalan dengan para investor berspekulasi terkait difergen
kebijakan moneter dengan Federal Reserve memangkas stimulus, sementara
Bank of Japan melanjutkan pelonggaran yang belum pernah dilakukan
sebelumnya.Mata uang AS mengalami gain terhadap mayoritas mata
uang lainnya menjelang laporan pada hari ini yang mengatakan akan
menunjukkan pesanan untuk barang-barang tahan lama mengalami rebound di
bulan November. Yen melemah pada hari kedua mengikuti penurunan selama
delapan pekan berturut-turut, sejalan dengan Nikkei 225 Stock Average
berada diatas 16,000 untuk pertama kalinya sejak tahun 2007 dan China
mengendalikan aktivitas guna meredam krisis uang tunai, mempengaruhi
permintaan mata uang Jepang sebagai asset safe haven. Baht Thailand
turun ke level tiga tahun terendahnya terhadap dolar.Dolar
mengalami gain sebesar 0.1% ke level 104.24 yen pada pukul 9:43 pagi di
London. Dolar naik ke level 104.64 yen pada tanggal 20 Desember lalu,
tertinggi sejak Oktober 2008. Mata uang AS terapresiasi sebesar 0.1% ke
level $1.3677 per euro. Euro sedikit berubah pada level 142.58 yen.Dolar akan naik ke level 109 yen di akhir tahun 2014, menurut perkiraan dari FxPro Smith.Nikkei naik sebesar 16,029.65 sebelum ditutup naik sebesar 0.1% ke level 15,889.33.Tarif
pembelian kembali overnight China, sebuah indicator mengenai
ketersediaan dana pada system perbankan, turun sebesar 1.18 poin atau
4.07%, menurut estimasi dari National Interbank Funding Center. (bgs)
Investor Menimbang proyeksi Ekonomi Terhadap Pembelian Fisik, Emas Berayun
Desember 27, 2013
News Market
Bloomberg ( 24/12 ) - Emas
berayun antara keuntungan dan kerugian di London seiring para investor
menimbang prospek penguatan ekonomi terhadap spekulasi penurunan harga
emas pada bulan ini yang dapat memacu pembelian fisik.Emas
Bullion ditutup pada level US$ 1,188.68 per ons pada 19 Desember, level
terendah sejak 3 Agustus 2010, setelah Federal Reserve mengatakan akan
mengurangi stimulus ekonominya. Data AS yang dirilis kemarin menunjukkan
belanja konsumen naik pada bulan November tertinggi dalam lima bulan
terakhir dan sentimen konsumen naik.Emas
anjlok sebesar 28 persen pada tahun ini, ditetapkan untuk penurunan
tahunan terburuknya sejak 1981, seiring ekuitas rally dan The Fed
mengatakan akan memangkas pembelian aset bulanannya menjadi US$ 75
miliar dari US$ 85 miliar. Indeks saham Standard & Poor 500 ditutup
pada rekor tertingginya kemarin setelah Managing Director Dana Moneter
Internasional Christine Lagarde meningkatkan prospek pertumbuhan ekonomi
AS pada tahun 2014 mengatakan pada 22 Desember.Emas
tertekan oleh 'optimisme bahwa pemulihan ekonomi AS bisa mempercepat
pada 2014,' Abhishek Chinchalkar, seorang analis AnandRathi Komoditas
Ltd berbasis di Mumbai, mengatakan hari ini dalam sebuah laporan. Namun,
'pelaku pasar tampaknya enggan dalam mengambil baru seiring menjelang
liburan akhir tahun. Selain itu, tampaknya emas didukung oleh
meningkatnya permintaan fisik dari China.'Emas
untuk pengiriman segera sedikit berubah pada level US$ 1,198.77 pada
pukul 8:51 di London. Harga turun sebanyak 0,2 persen setelah naik
sebanyak 0,4 persen. Bullion untuk pengiriman Februari naik 0,1 persen
menjadi US$ 1,198.10 pada perdagangan Comex di New York. Volume
perdagangan berjangka sebesar 59 persen di bawah rata-rata perdagangan
untuk 100 hari terakhir pada hari ini, data yang dikumpulkan oleh
Bloomberg menunjukkan. (izr)
Langganan:
Postingan (Atom)














