Bloomberg, (06/12) – Emas menuju
penurunan mingguan karena investor menunggu angka payrolls AS pasca data
ekonomi yang mendorong spekulasi The Fed yang kemungkinan akan mulai
memangkas stimulus moneternya lebih cepat dari yang diperkirakan.Bullion untuk pengiriman cepat
diperdagangkan pada level harga $1,227.78 per ons pada pukul 2.19 siang
di Singapura dari level kemarin sebesar $1,225.17, sementara harga pekan
ini siap untuk jatuhsebanyak 2,1 persen setelah jatuh ke
level $1,211.75 pada tanggal 4 Desember, yang terendah sejak 5 Juli,
emas untuk pengiriman Februari turun 0.4% ke level harga $1,227.20 pada
bursa Comex.Emas pada tahun ini Turun 27%, siap
untuk penurunan tahunan pertama sejak tahun 2000, terhadap spekulasi The
Fed yang akan mulai memangkas pembelian obligasi bulanannya seiring
peningkatan ekonomi. ketua bank Federal Atlanta Dennis Lockhart kemarin
mengatakan bahwa keputusan apapun untuk langkah pemangkasan harus
diiringi oleh sebuah batas pada ukuran dari program atau sebuah
timetable untuk mengakhirinya, pertemuan berikutnya dari pihak otoritas
diadakan pada tanggal 17-18 Desember.'Komentar Hawkish dari Fed Lockhart
lebih lanjut menaikkan ekspektasi tapering Desember,' Australia &
New Zealand Banking Group Ltd analis termasuk Victor Thianpiriya menulis
dalam catatan nya hari ini. 'Harga harus melihat arah yang lebih besar
pada perilisan data nonfarm payroll AS malam ini.'Pihak pemberi kerja telah mendorong
payroll bulan November sebanyak 185.000 pekerja dan penurunan tingkat
pengangguran menjadi 7.2% dari level 7.3%, berdasarkan estimasi ekonom
sebelum angka dari departemen tenaga kerja, selain itu klaim
pengangguran jatuh diluar dugaan ke level 298,000 dalam pekan yang
berakhir tanggal 30 November, yang terendah selama lebih dari dua bulan
terakhir, berdasarkan sebuah laporan yang diperlihatkan kemarin.(yds)
06 Desember 2013
Jelang data pekerjaan AS nanti malam, dollar bergerak naik
Desember 06, 2013
News Market
AFP, (6/12) - Dolar naik tipis di Asia pada Jumat siang menjelang rilis
data pekerjaan AS hari ini yang dipandang sebagai kunci untuk rencana
masa depan dari program stimulus Federal Reserve.Greenback dibeli pada level ¥ 101,91 di perdagangan sore di Tokyo, naik dari posisi ¥ 101,77 di New York pada Kamis sore.Euro dibeli seharga $ 1,3663 dan ¥ 139,30, dibandingkan dengan posisi $ 1,3666 dan ¥ 139,08 di perdagangan AS.Departemen
Perdagangan AS pada hari Kamis mengatakan bahwa ekonomi terbesar dunia
itu tumbuh 3,6 persen pada kuartal ketiga, jauh di atas 3,0 persen yang
diperkirakan oleh analis.Selain itu, Departemen Tenaga Kerja juga mengatakan bahwa klaim tunjangan pengangguran jatuh di bawah 300.000 pekan lalu.Angka-angka
data yang optimis baru-baru ini menunjuk kepada peningkatan ekonomi AS,
meningkatkan prospek pemangkasan skema pelonggaran moneter dari the Fed
bulan ini bukan awal tahun depan seperti ekspektasi sebelumnya.Pemangkasan skema pembelian obligasi dipandang sebagai hal yang positif untuk dolar.'Fokus
hari ini adalah jelas pada data non-farm payrolls karena hasil angka
yang kuat akan benar-benar bisa merubah waktu tapering,' kata Credit
Agricole.Juga pada Kamis kemarin, Bank Sentral Eropa (ECB)
mempertahankan suku bunga utamanya pada rekor rendah 0,25 persen, namun
meningkatkan perkiraan untuk pemulihan bertahap kawasan zona euro
meskipun ditengah inflasi yang rendah dan berkepanjangan.Keputusan
itu menyusul kejutan ECB yang memotong suku bunganya bulan lalu sebesar
seperempat poin untuk melawan ancaman deflasi. (brc)
Saham Jepang Naik Terkait Penurunan Yen Menjelang Rilis Data Pekerjaan A.S
Desember 06, 2013
News Market
Bloomberg (06/12) – Saham Jepang naik, menghentikan dua hari penurunan
seiring penurunan mata uang yen menjelang rilis data pekerjaan A.S dan
dan pensiun yang mendorong untuk menjual obligasi obligasi lokal guna
mengupayakan return yang lebih tinggi.Produsen mobil Honda Motor
Co., yang mendapatkan sebanyak 47% dari penjualannya di Amerika Utara
telah gain 1.2% seiring jatuhnya yen, Kansai Electric Power Co. gain
4.4% pada sebuah laporan bahwa pemerintahan akan memulai kembali pabrik
nuklir ketika tingkat keamanannya telah dapat dikonfirmasikan, Advantest
Corp. melonjak 6.1% pada sebuah laporan dari surat kabar Nikkei bahwa
pemangkasan biaya akan memungkinkan produsen paralatan semikonduktor
untuk membalikkan sebuah laba pada penjualan yang lebih rendah.Index
Topix gain 0.5% menuju ke level 1,235.83 pada penutupan di Tokyo
setelah jatuh sebanyak 0.2%, yang jatuh 1.8% dipekan ini, merupakan yang
terbanyak sejak periode yang berakhir tanggal 25 Oktober, hari ini
index Nikkei 225 telah bertambah 0.8% ke level 15,299.86.Mata
uang yen jatuh 0.3% terhadap dollar setelah gain selama tiga hari
terakhir, sedangkan data pemerintahan A.S diperkirakan dapat
memperlihatkan tingkat pengangguran yang jatuh bulan lalu menjadi 7.2%,
sesuai dengan level terendahnya sejak 2008.Index S&P 500
hari ini gain 0.2%, acuan ekuitas tersebut kemarin jatuh 0.4%, turun
untuk hari kelima, selain itu GDP A.S naik pada tingkat tahunan dilevel
3.6% naik dari estimasi semula dilevel 2.8% dan yang terkuat sejak
kuartal pertama ditahun 2012, berdasarkan data yang ada, sementara data
hari ini diperkirakan dapat menunjukkan pihak pemberi kerja yang telah
menambahkan sebanyak 185.000 pekerjaan pada bulan lalu.(tito)
Langganan:
Postingan (Atom)














