Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

28 November 2013

Dollar Turun Tipis Di Asia Setelah BoJ Mengurangi Reli

AFP, (28/11)  --  Dollar turun tipis di Asia pada Kamis ini setelah naik ke posisi tertinggi enam bulan terhadap yen dibelakang spekulasi pelonggaran kebijkan Bank of Japan (BoJ), sedangkan pedagang mengalihkan perhatian mereka ke data inflasi kunci zona euro.Greenback di beli pada harga 102.07 yen di Tokyo pada sore, turun dari posisi 102,16 yen di New York pada Rabu sore kemarin.Euro diperdagangkan pada level tertinggi di multi tahunan, yang  di transaksikan pada posisi 138,68 yen ke level 138,71 sementara itu naik tipis menjadi $ 1,3585 dari sebelumnya di $ 1,3576.Pada hari Rabu, dollar melonjak melewati 102 yen ke level tertinggi sejak Mei setelah seorang pejabat BoJ mengisyaratkan ada potensi untuk memperluas stimulus besar-besaran yang diluncurkan pada bulan April lalu.Sayuri Shirai, anggota bank sentral mengatakan bahwa 'tidak perlu ragu' untuk mengambil langkah-langkah pelonggaran kebijakan tambahan jika diperlukan. Langkah ini cenderung yang akan membebani yen.Pedagang mengatakan dollar mendapat dukungan dari data ekonomi AS yang relatif optimis, yang memicu para investor beralih ke aset yang berisiko dan menjauh dari yen, yang dipandang sebagai safe heaven selama masa ketidakpastian.' Aset berisiko tetap mendapat dukungan menjelang hari libur Thanksgiving menjelang rilisnya kebijakan  ekonomian yang lebih baik dari perkiraan,' Kata Agricole.(yds)

Indeks Nikkei Jepang tutup pada level tertinggi hampir 6-tahun

Tokyo, AFP (28/11) – Tokyo Nikkei 225 melonjak 1,80 persen ke level penutupan terbaik dalam hampir enam tahun terakhir pada Kamis karena pelemahan yen dan rekor penutupan baru di Wall Street yang membantu mendorong indeks acuan Jepang tersebut ke posisi tertinggi baru.Nikkei berakhir naik 277,49 poin menjadi 15,727.12, penutupan tertinggi sejak pertengahan Desember 2007, sedangkan indeks Topix dari semua saham di lantai bursa utama tambah 1,12 persen, atau 13,96 poin di 1,261.04.Pasar saham Jepang yang sudah lama terlupakan, melonjak selama setahun belakang karena ekspektasi kebijakan ekonomi yang diambil oleh Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe untuk mengeluarkan negaranya dari cengkraman deflasi yang menahun, kebijakan yang banyak dijuluki sebagai Abenomics.Nikkei melonjak lebih dari 50 persen sejak Januari, membuatnya menjadi salah satu bursa berkinerja terbaik secara global.Mencapai level tertinggi lebih dari lima tahun di bulan Mei lalu sebelum jatuh ke wilayah bear market.Namun, penurunan lebih lanjut pada yen dalam beberapa bulan terakhir membantu kinerja positif dari para eksportir Jepang seperti Toyota dan Sony, mendorong pasar saham naik karena banyak perusahaan yang telah membukukan keuntungan kuartal ketiga yang kuat.Dolar berada di 102,13 yen pada perdagangan Kamis sore, dibandingkan dengan 102,16 yen di New York Rabu sore - sekitar 25 persen lebih tinggi dibandingkan akhir tahun lalu. Sekitar 25 psersen lebih tinggi daripada tahun lalu. (brc)

Bursa Saham Tokyo Nak 1.18 Persen Sesi Pertama

AFP, (28/11) - Bursa saham Tokyo naik 1,18 persen pada Kamis pagi seiring pelemahan yen dan mengikuti penciptaan rekor baru pada penutupan di Wall Street setelah rilis data ekonomi yang beragam.Indeks acuan Nikkei 225 naik 181.72 point pada level 15,631.35 hingga istirahat perdagangan, sementara itu indeks Topix pada sesi pertama naiki 0.74 persen, atau 9.25 point, pada level 1,256.3.Penutupan intraday pada Nikkei tepat di atas level lima tahun tertinggi yang tercata bulan Mei lalu dan muncul setelah saham-saham AS mencapai rekor baru menyusul aliran data ekonomi yang bervariasi jelang hari libur Thanksgiving.'Kenaikan intraday hingga level penutupan tertinggi bulan Mei  bisa menjadi sinyal beli bagi para investor, terutama pembeli dari asing, yang bisa memicu reli pasar hingga akhir kalender akhir tahun,' kata analis pasar Tachibana Securities, Kenichi Hirano pada Dow Jones Newswires.'Namun untuk hal itu terjadi, kita mungkin perlu melihat pelemahan yen, yang mungkin terlihat cukup sulit pada saat ini,' tambahnya.Di pasar mata uang, dollar melonjak ke level tertinggi enam bulan di atas 102 yen pada Rabu setelah komentar dari pejabat Bank of Japan yang mengisyaratkan ada potensi untuk langkah-langkah pelonggaran kebijakan lebih lanjut.(yds)