Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

26 November 2013

Bursa HK naik tipis pada perdagangan pagi

Bloomberg, (26/11) - Bursa Hong Kong berayun antara keuntungan dan kerugian di sesi pagi tadi; kenaikan pada saham operator ponsel imbangi kejatuhan saham produsen energi.China Mobile Ltd, perusahaan telepon terbesar di dunia berdasasrkan pengguna, naik 0,9 persen pada laporan bahwa perusahaan itu akan memulai layanan generasi keempat (4G) pada 18 Desember mendatang. Skyworth Digital Holdings Ltd naik 3,9 persen setelah laba semester pertama dari pembuat televisi tersebut meningkat. China Petroleum & Chemical Corp yang juga dikenal sebagai Sinopec, turun 2,8 persen karena tujuh karyawannya ditahan setelah ledakan pipa yang mematikan akhir pekan lalu dan setelah minyak mentah ditutup turun selama dua hari hingga kemarin.Indeks Hang Seng naik 0,2 persen menjadi 23,736.38 pada pukul 13:21 di Hong Kong setelah jatuh sebanyak 0,1 persen. Lebih dari dua saham yang naik untuk setiap satu yang jatuh 50 - anggota indeks acuan. Indeks Hang Seng China Enterprises atau juga dikenal sebagai indeks H-share, tergelincir 0,3 persen menjadi 11,353.49 setelah minggu lalu membukukan kenaikan mingguan terbesarnya dalam dua tahun terakhir setelah pemerintah China meluncurkan paket reformasi.'Pasar sedang konsolidasi setelah reli pekan lalu,' Steven Leung, direktur penjualan institusional dari UOB-Kay Hian Holdings di Hong Kong mengatakan melalui telepon. 'Para investor memposisikan diri untuk reli tahun 2014 sejak valuasi dari ekuitas China dirasa masih cukup rendah. Orang-orang sedang menunggu untuk perubahan kebijakan lagi di China.'Indeks Hang Seng naik 20 persen dari level terendah 24 Juni hingga kemarin, membuat valuasinya menjadi 11,35 kali dari estimasi pendapatan, dibandingkan dengan 16,29 untuk indeks Standard & Poor's 500. Indeks H - share naik 28 persen dari tahun ini terendah pada 25 Juni sampai kemarin, diperdagangkan pada 8,4 kali estimasi pendapatan pada tanda-tanda pemulihan di China dan setelah pembuat kebijakan meluncurkan agenda reformasi ekonomi.China telah menyusun aturan melarang bank dari menghindari batas pinjaman dengan penataan pinjaman kepada lembaga keuangan lainnya sehingga dapat dicatat sebagai penjualan aset, menurut dua orang dengan pengetahuan tentang masalah ini. Saham bank kreditus China sedikit berubah setelah laporan tersebut.

Saham Jepang Turun Pertama Kalinya Dalam Empat Hari Megikuti Penguatan Yen

Bloomberg, (26/11) -- Saham-saham Jepang jatuh, dengan indeks Topix turun untuk pertama kalinya dalam empat hari terakhir mengikuti penguatan Yen. Saham perusahaan elektronik konsumen dan produsen mobil memimpin penurunan.Toyota Motor, produsen mobil terbesar dunia, turun 0,9 persen. Sony Corp, pembuat televisi Bravia, turun 1,9 persen. Indeks acuan untuk saham Kredit Konsumen turun pada hari kedua setelah mencatat level tertinggi  lima tahun pada minggu lalu. Fujifilm Holdings Corp melonjak 3,9 persen setelah sebuah laporan mengatakan bahwa perusahaan itu akan memulai uji klinis dari tiga jenis obat kanker tahun depan.Indeks Topix kehilangan 0,6 persen berada di level  1,252.34 pada istirahat perdagangan pagi di Tokyo, dengan 29 dari 33 sub industri yang jatuh ke zona merah. Indeks saham  Nikkei 225 tergelincir 0,7 persen menjadi 15,511.43. Indikator RSI 14 hari pada indeks tersebut naik ke 72,8 kemarin,dimana di atas level 70 adalah sinyal over bought. Yen naik 0,2 persen menjadi 101,49 per dolar setelah kemarin menyentuh level terendah dalam hampir enam bulan.'Pasar Jepang telah meningkat baru-baru ini sehingga beberapa indikator teknis sepert RSI mulai menunjukan overheating ' Ungkap Ryuta Otsuka, strategis Toyo Securities Co.(yds)

Personel Sinopec ditahan pasca ledakan pipa mematikan

Bloomberg, (26/11) - Otoritas China telah menangkap tujuh orang dari China Petroleum & Chemical Corp (Sinopec), refiner terbesar di negara itu setelah mededaknya pipa di kilang minyak yang setidaknya telah menewaskan 55 orang.Personil dari Sinopec dan dua orang dari zona pengembangan ekonomi di kawasan timur kota Qingdao China ditahan oleh polisi, pemerintah kota kabupaten Huangdao kemarin mengatakan melalui microblog resminya.Ledakan dan kebocoran minyak mentah pada 22 November lalu merupakan kejadian yang mematikan setidaknya sejak 2005, menambah daftar korban dari kecelakaan industri yang membangun tekanan untuk standar keamanan dan manajemen yang lebih baik. Ini memberikan sorotan kepada manajemen perusahaan energi milik negara setelah pemerintah berjanji pada bulan ini untuk memungkinkan lebih banyak investasi swasta sebagai bagian dari reformasi terbesar sejak tahun 1990-an.'Seseorang harus bertanggung jawab atas apa yang telah terjadi,' kata Laban Yu, analis dari Jefferies Group LLC di Hong Kong. 'Eksekutif Sinopec hanya bisa dijerat dengan hukuman ringan jika penyelidikan menyimpulkan bahwa pemerintah daerah juga ikut bertanggung jawab atas kecelakaan itu.'Saham Sinopec turun 1,3 persen menjadi HK$6,74 di perdagangan Hong Kong pada pukul 09:54 waktu setempat. Di Shanghai, saham tersebut turun 1,4 persen menjadi 4,78 yuan.Minggu lalu ledakan di bagian pipa yang tertanam di bawah jalan-jalan kota Qingdao terkena masalah berat terkait kesalahan manusia dan 'kelalaian tugas yang sangat serius,' kata kantor berita resmi Xinhua melaporkan kemarin, mengutip Yang Dongliang, kepala tim investigasi kecelakaan. Presiden Xi Jinping mengatakan bahwa kecelakaan tersebut harus cepat dilacak dan siapa yang tanggung jawab harus cepat ditetapkan, China Central Television melaporkan pada 24 November lalu.Insiden ini menyebabkan penghentian listrik dan air di daerah-daerah di dekatnya, dengan sekitar 18.000 orang mengungsi, kata pemerintah Qingdao. Kapal-kapal nelayan digunakan untuk membersihkan kebocoran minyak yang tersebar di 3.000 meter persegi teluk Jiaozhou dan Laut Kuning, Kantor Informasi Pemerintah Kota Qingdao mengatakan pada microblog-nya pada 22 November lalu. (brc)