Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

25 November 2013

Saham Jepang menguat untuk hari ketiga, Yen melemah ke terendah bulan Mei

Bloomberg, (25/11) - Saham Jepang naik, dengan indeks Topix menguat untuk hari ketiga, karena yen menyentuh level terlemahnya dalam hampir enam bulan terakhir  terhadap dollar. Saham asuransi dan teknologi informasi memimpin kenaikannya.Honda Motor  yang mendapat sekitar 80 persen dari pendapatan di luar negeri, naik 1,8 persen. Softbank  memperpanjang kenaikan dari penutupan tertinggi dalam 13 tahun setelah investor aktivis Daniel Loeb mengatakan bahwa perusahaannya akan membeli saham di operator seluler tersebut. Mitsumi Electric Co melonjak 7,4 persen setelah Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities Co menaikkan rating investasi pada produsen komponen elektronik itu. NKSJ Holdings Inc memimpin asuransi lebih tinggi karena Citigroup Inc menaikkan target harga pada sahamnya.Indeks Topix naik 0.7 pesen ke level 1,257.50 pada pukul 12.33 siang di Tokyo, dengan dua saham yang naik dan untuk satu saham yang jatuh. Indeks saham Nikkei 225 naik 1.3 persen ke level 15,583.29. sementara yen anjlok 0.4 persen pada posisi 101.69 per dollar setelah menyentuh level 101.81, terlemah sejak 29 Mai lalu.“Yen sepertinya akan tetap berada di kisaran 100 dollar, sehingga kita bisa mengharapkan indeks Nikkei 225 untuk menigkatkan laba bersih per sahamnya,' kata Kenichi Hirano, seorang analis pasar dari Tachibana Securities Co yang berbasis di Tokyo.  'Dalam jangka pendek  ada risiko overheating pada saham setelah kenaikan yang sangat cepat.”Yen turun karena permintaan untuk safe heaven mata uang Jepang berkurang setelah dunia menyepakati pembatasan program nuklir  dengan Iran. Saham di Asia sebagian besar menguat.(yds)

Bursa HK naik 0.2 persen pada sesi pagi

Bloomberg, (25/11) - Bursa Hong Kong berayun antara keuntungan dan kerugian; gain pada saham teknologi imbangi kejatuhan pada saham China Petroleum & Chemical Corp yang juga dikenal sebagai Sinopec yang memimpin penurunan pada sektor energi pasca ledakan pipa yang mematikan akhir pekan lalu.Tencent Holdings Ltd, perusahaan internet terbesar di Asia, naik 2,6 persen setelah menandatangani perjanjian dengan Sinolink Securities Co untuk menyediakan layanan wealth management secara online. Lenovo Group Ltd naik 1 persen pada laporan bahwa pembuat PC terbesar di dunia tersebut berencana untuk mulai menjual smartphone di Jerman tahun depan. Sinopec turun 2 persen setelah mengatakan bahwa operasi di kilang minyak Qingdao akan mengalami gangguan setelah terjadi ledakan pipa yang menewaskan sejumlah orang. Sebagai catatan, saham energi membukukan penurunan terbesar di antara 11 kelompok industri pada Index Composite Hang Seng.Indeks Hang Seng naik 0,2 persen menjadi 23,732.43 pada istirahat siang di Hong Kong setelah jatuh sebanyak 0,1 persen. Hang Seng China Enterprises Index yang juga dikenal sebagai indeks H-share, sedikit berubah pada level 11,444.88 setelah pekan lalu menandai kenaikan mingguan terbesarnya sejak Desember 2011 pasca pemerintah China yang diuraikan perubahan kebijakan reformasi berbasis luas sejak tahun 1990-an.'Investor optimis namun tetap berhati-hati,' ungkap Andrew Sullivan, direktur penjualan dari Kim Eng Securities di Hong Kong. 'Reformasi di China akan butuh sedikit waktu untuk dijalankan, oleh karena itu tidak akan ada perubahan yang cepat dalam proses reformasi.' (brc)

Yen turun ke level terendah 6 bulan pasca kesepakatan nuklir

Bloomberg, (22/11) -- Yen menyentuh angka terlemah dalam hampir enam bulan terakhir seiring permintaan untuk safe heaven mata uang Jepang menyusut dan kenaikan pada saham-saham Asia setelah terjadi kesepakatan terkait program nuklir Iran.Yen diperdagangkan dekat level terendah hampir empat tahun terhadap euro sebelum dikeluarkan laporan inflasi Jepang untuk bulan Oktober pada minggu yang kemungkinan akan terakslerasi pada laju tercepat sejak 2008. Dollar menguat terhadap sebagian besar dari 16 mata uang utama, sebelum merilis data yang penjualan rumah yang tertunda bulan lalu.Mata uang yen turun 0.4 persen ke level 101.68 per dollar pada pukul 11.21 pagi di Tokyo setelah pernah menyentuh angka  101.81, terlemah sejak 29 Mei. Mata uang tersebut menurun 0,3 persen menjadi 137,71 per euro setelah mencapai level  137.94, level yang tidak terlihat sejak Oktober 2009. Dollar sedikit berubah pada $ 1,3543 terhadap euro setelah jatuh 0,6 persen pada akhir pekan lalu.Indeks saham MSCI Asia Pacific meningkat 0.4 persen Iran setuju untuk membatasi kegiatan nuklirnya dan sebagai imbalannya negara tersebut memenangkan pelonggaran untuk 'sanksi tertentu' pada komuditi minyak, suku cadang mobil, emas dan logam mulia. Kesepakatan, yang reversibel, diumumkan kemarin setelah lima hari melakukan pembicaraan di Jenewa.(yds)