Bloomberg (22/11) – Indeks Eropa berjangka naik, memberikan sinyal bahwa
pasar ekuitas akan menghapus penurunan dalam satu pekan terakhir,
sejalan dengan para investor menunggu rilis data kepercayaan Jerman
yang kemungkinan akan menunjukkan kenaikan. Sementara indeks berjangka
AS sedikit berubah dan saham-saham Asia mengalami kenaikan.Novartis
AG kemungkinan bergerak pasca pengajuan pembelian saham kembali dan
menyatakan bahwa perusahaan akan memasuki segmen bisnis baru.
Rhoen-Klinikum AG kemungkinan akan aktif pasca menyatkan bahwa B. Braun
Melsungen AG telah mengajukan gugatan guna menyangkal penjualan 43
klinik. Solarworld AG kemungkinan bergerak pasca sebauh laporan yang
akan mengumumkan pengambil alihan dari Bosch Solar Energy AG pada pekan
depan.Kontrak berjangka pada indeks Euro Stoxx 50 yang berakhir
pada bulan Desember naik sebesar 0.3% ke level 3,054 pada pukul 7:12
pagi di London. Kontrak berjangka pada indeks U.K. FTSE 100 naik 0.2%.
Indeks berjangka Standard & Poor 500 naik kurang dari 0.1%,
sementara indeks MSCI Asia Pacific naik sebesar 0.4%.Novartis
kemungkinan bergerak. Perusahaan obbat terbesar di Eropa mengatkan bahwa
akan memulai pembelian saham kembali secara langsung sebesar $5 miliar.
Novartis juga menyatakan akan mengembangkan segmen bisnis baru pada
dermatologi, gagal jantung, gangguan pernapasan dan therapy sel. (bgs)
22 November 2013
Dolar menurun terhadap yen di Asia
November 22, 2013
News Market
AFP, (22/11) -- Dolar melemah terhadap yen di perdagangan Asia pada
Jumat sore setelah mendapatkan dorongan yang kuat dari data pekerjaan
AS, yang mendukung spekulasi bahwa The Fed akan segera memulai
menurunkan skema pelonggaran moneter.Greenback diperdagangkan
pada level ¥ 101,03 di Tokyo setelah melonjak ke ¥ 101,39 pada hari
sebelumnya, terhadap ¥ 101,16 di New York pada hari Kamis kemarin.Penurunan
pada klaim pengangguran mingguan AS dan peningkatan dalam kegiatan
manufaktur pada bulan November mendorong sentimen, memberi kekuatan Dow
Jones untuk tutup pada rekor tertingginya dan menimbulkan spekulasi
rencana penarikan stimulus the Fed.Euro diperdagangkan pada
posisi $ 1,3473, dibandingkan dengan $ 1,3478, dan dibeli pada level ¥
136,14, dibandingkan dengan ¥ 136,34 sebelumnya.Mata uang
tunggal Eropa tersebut naik di New York setelah Presiden Bank Sentral
Eropa (ECB), Mario Draghi meredam spekulasi pembicaraan tentang
penurunan suku bunga.Kepala ECB tersebut mengatakan bahwa bank
sentral tidak berencana untuk merubah tingkat salah satu suku bunga
kunci - suku bunga deposito - ke wilayah negatif dari nol persen.Penurunan
mata uang yen terhadap dollar baru-baru ini tidak 'abnormal', sperti
dikatakan oleh Gubernur Bank of Japan di Tokyo hari ini. Mata uang
negara itu telah kehilangan sekitar seperempat dari nilainya terhadap
greenback sejak akhir tahun lalu.'Kekuatan yang berlebihan pada yen berada dalam proses koreksi,' kata Kuroda selama sesi komite keuangan parlementer.Dolar bervariasi terhadap mata uang Asia-Pasifik siang ini. (brc)
Bursa Tokyo catat gain mingguan kedua
November 22, 2013
News Market
Tokyo, Bloomberg (22/11) – Bursa saham Jepang naik, dengan indeks Topix
menandai gain mingguan keduanya setelah ditopang oleh saham finansial
dan eksportir.Bank perkreditan dan pialang mencatat kenaikan
paling tinggi di antara 33 subsektor Topix, meningkat setidaknya 1,3
persen. Produsen elektronik memberikan dorongan terbesar untuk indeks
pada sesi hari ini. Sharp Corp melonjak 8,4 persen karena laporan bahwa
perusahaan itu akan meningkatkan produksi panel layar kristal cair (LCD)
untuk smartphone. SoftBank Corp ditutup pada level tertinggi dalam
lebih dari 13 tahun terakhir setelah aktivis investor Daniel Loeb
dikatakan telah mengambil $ 1 miliar saham di perusahaan operator
seluler tersebut.Indeks Topix naik 0,2 persen menjadi 1,248.57
pada penutupan di Tokyo, setelah terkoreksi sebanyak 0,3 persen dan naik
sebanyak 1 persen. Indeks tersebut naik 0,8 persen selama lima hari
terakhir mengikuti gain 5,3 persen di minggu lalu. Indeks Nikkei 225
Stock Average naik 0,1 persen menjadi 15,381.72, hanya kurang 1,6 persen
dari level penutupan tertinggi tahun ini yang tercatat pada 22 Mei
lalu. Yen berayun antara keuntungan dan kerugian terhadap dolar.'Ketika
pasar mendekati level tertinggi sebelumnya, investor menjadi
berhati-hati dan kita bisa sangat mudah untuk melihat aksi penjualan,'
kata Hideyuki Suzuki, seorang senior analis pasar dari SBI Securities Co
di Tokyo. 'Orang-orang biasanya juga menutup posisi sebelum akhir
pekan.' (brc)
Langganan:
Postingan (Atom)














