Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

21 November 2013

Emas masih bergerak dikisaran terendah 4-bln pasca sinyal tapering the Fed

Bloomberg, (21/11) - Emas diperdagangkan mendekati level terendah dalam lebih dari empat bulan setelah Federal Reserve AS mengisyaratkan bahwa para pembuat kebijakan di bank setral tersebut bisa mengurangi pembelian obligasi bulanan dalam beberapa bulan mendatang dan kepemilikan investasi mengalami kontraksi.Bullion untuk pengiriman segera turun 0,2 persen dan naik 0,4 persen, sebelum diperdagangan $ 3,80 lebih tinggi pada posisi $ 1,248.05 per ounce pukul 2:24 siang di Singapura. Harga kehilangan sebanyak 2,7 persen menjadi $ 1,241.13 kemarin, terendah sejak 9 Juli. Emas untuk pengiriman Desember turun 0,8 persen menjadi $ 1,247.90 di Comex.Harga mencatat kemerosotan sebesar 26 persen tahun ini, menuju kerugian tahunan pertama sejak tahun 2000 di tengah ekspektasi bahwa Fed akan memangkas skala program pembelian aset bulanan sebesar $85 milyar seiring meningkatnya pertumbuhan. Para pembuat kebijakan di bank sentral AS memperkirakan data ekonomi berikutnya akan memberikan isyarat perkembangan lebih lanjut di pasar tenaga kerja dan 'dengan demikian bisa menjamin pemangkasan laju pembelian di beberapa bulan mendatang,' menurut notulen dari pertemuan FOMC the Fed bulan Oktober yang dirilis kemarin.'Dengan aktifnya para pemain emas fisik ketika harga berada di bawah $ 1.260 per ounce, seharunya kita sudah bisa melihat adanya beberapa support,' tulis analis Australia & New Zealand Banking Group Ltd termasuk Victor Thianpiriya dalam catatan hari ini. 'Tapi sulit untuk menjadi terlalu bullish pada emas yang didasarkan pada permintaan fisik yang kuat karena sentimen investor yang tetap bearish untuk saat ini.'Kepemilikan di SPDR Gold Trust, exchange-traded product berbasis bullion turun untuk hari ketiga ke 860,31 ton kemarin, terendah sejak Februari 2009, menurut data dari website tersebut. Aset ini siap untuk catat kejatuhan untuk bulan ke-11, beruntun terburuk dalam catatan, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.Emas menuju penurunan yang signifikan pada tahun 2014, Goldman Sachs Group Inc mengatakan dalam sebuah laporan kemarin. Bullion mungkin akan drop ke $ 1.050 pada akhir tahun 2014, berdasarkan prediksi analisnya termasuk Jeffrey Currie.

Emas masih bergerak dikisaran terendah 4-bln pasca sinyal tapering the Fed

Bloomberg, (21/11) - Emas diperdagangkan mendekati level terendah dalam lebih dari empat bulan setelah Federal Reserve AS mengisyaratkan bahwa para pembuat kebijakan di bank setral tersebut bisa mengurangi pembelian obligasi bulanan dalam beberapa bulan mendatang dan kepemilikan investasi mengalami kontraksi.Bullion untuk pengiriman segera turun 0,2 persen dan naik 0,4 persen, sebelum diperdagangan $ 3,80 lebih tinggi pada posisi $ 1,248.05 per ounce pukul 2:24 siang di Singapura. Harga kehilangan sebanyak 2,7 persen menjadi $ 1,241.13 kemarin, terendah sejak 9 Juli. Emas untuk pengiriman Desember turun 0,8 persen menjadi $ 1,247.90 di Comex.Harga mencatat kemerosotan sebesar 26 persen tahun ini, menuju kerugian tahunan pertama sejak tahun 2000 di tengah ekspektasi bahwa Fed akan memangkas skala program pembelian aset bulanan sebesar $85 milyar seiring meningkatnya pertumbuhan. Para pembuat kebijakan di bank sentral AS memperkirakan data ekonomi berikutnya akan memberikan isyarat perkembangan lebih lanjut di pasar tenaga kerja dan 'dengan demikian bisa menjamin pemangkasan laju pembelian di beberapa bulan mendatang,' menurut notulen dari pertemuan FOMC the Fed bulan Oktober yang dirilis kemarin.'Dengan aktifnya para pemain emas fisik ketika harga berada di bawah $ 1.260 per ounce, seharunya kita sudah bisa melihat adanya beberapa support,' tulis analis Australia & New Zealand Banking Group Ltd termasuk Victor Thianpiriya dalam catatan hari ini. 'Tapi sulit untuk menjadi terlalu bullish pada emas yang didasarkan pada permintaan fisik yang kuat karena sentimen investor yang tetap bearish untuk saat ini.'Kepemilikan di SPDR Gold Trust, exchange-traded product berbasis bullion turun untuk hari ketiga ke 860,31 ton kemarin, terendah sejak Februari 2009, menurut data dari website tersebut. Aset ini siap untuk catat kejatuhan untuk bulan ke-11, beruntun terburuk dalam catatan, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.Emas menuju penurunan yang signifikan pada tahun 2014, Goldman Sachs Group Inc mengatakan dalam sebuah laporan kemarin. Bullion mungkin akan drop ke $ 1.050 pada akhir tahun 2014, berdasarkan prediksi analisnya termasuk Jeffrey Currie.

Minyak WTI turun untuk hari kedua

Bloomberg, (21/11) – Minyak West Texas Intermediate (WTI) turun untuk hari kedua karena investor terbebani ekspektasi berkurangnya stimulus ekonomi di AS. Persediaan minyak mentah naik padaminggu kesembilan.Kontrak berjangka minyak teresbut turun pada level 0.5 persen di New York. Federal Reserve diperkirakan akan menurunkan  program pembelian obligasi bulanan senilai $85 billion “dalam beberapa bulan mendatang” seiring meningkatnya ekonomi, menurut risalah rapat FOMC yang dirilis kemarin. Data pemerintah AS yang dirilis semalam menunjukan  bahwa stok minyak mentah AS naik ke level tertinggi sejak Juni.“Pasar selalu ingin menginterpretasikan tapering untuk tetap terjadi dalam waktu satu bulan atau dua bulan mendatang,' kata Jonathan Barratt, CEO dari Barratt’s Bulletin di Sydney.Minyak WTI untuk pengiriman Januari turun sebanyak 45 sen menjadi $ 93,40 per barel di perdagangan elektronik New York Mercantile Exchange. Kontrak tersebut berada di posisi $ 93,66 pada 12:01 siang waktu Singapura. Harga turun 4 sen menjadi $ 93,85 kemarin. Seluruh volume kontrak berjangka yang  diperdagangkan  berada disekitar 64 persen lebih sedikit dari rata-rata 100 per hari. Harga mencatat kenaikan sebesar 2 persen pada tahun ini.Minyak jenis Brent untuk pengiriman Januari turun sebanyak 33 sen, atau 0,3 persen ke $ 107,73 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Acuan minyak mentah Eropa berada pada premi sebesar $ 14,12 pada WTI, dibanding $ 14,21 kemarin.