Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

20 November 2013

Bernanke Beri Sinyal Target Suku Bunga Fed Masih Rendah Paska QE

Bloomberg (20/11) – Ketua Federal Reserve Ben S. Bernanke mengatakan bahwa Federal Reserve kemungkinan akan menahan target tingkat suku bungannya paska mengakhiri pembelian obligasi bulanan sebesar $85 miliar dan kemungkinan paska tingkat pengangguran jatuh kebawah 6.5%.“Target tingkat suku bunga Federal Reserve kemungkinan masih mendeakti nol untuk waktu yang cukup yang lama paska mengakhiri pembelian asetnya, kemungkinan membaik paska” tingkat pengangguran menyentuh 6.5%, Bernanke mengatakan kemarin pada pidatonya kepada para ekonom di Washington. Sebuah “data yang mendominasi” akan dibutuhkan untuk memulai pemindahan akomodasi, menurut dia.Terkait waktu pelaksanaan keputusannya guna menurunkan pembelian obligasi, otoritas Federal Reserve sedang mengkaji keduanya “perkembangan kumulatif” sejak mereka memulai program di bulan September 2012 sebaik “prospek berlanjutnya gain,” menurut Bernanke. Pasar tenaga kerja telah menunjukkan “perbaikan yang berarti” sejak dimulainya program tersebut, meskipun laporan tenaga kerja baru-baru ini telah “sedikit mengecewakan,” menurutnya.Para pembuat kebijakan sedang berdebat bagaimana menurunkan pembelian aset tanpa menyebabkan naiknya tingkat suku bunga yang dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi lebih dari empat tahun terakhir. Otoritas bank sentral telah meyakinkan para investor bahwa tapering pembelian obligasi tidak akan memberikan sinyal bahwa kenaikan  tingkat suku bunga akan terjadi dalam waktu dekat.Dalam tanggapannya terhadap pertanyaan dari para hadirin, Bernanke mengatakan bahwa pasar sedang membaik “terdiferensiasi” diantara rencana Federal Reserve guna menahan tingkat suku bunga yang rendah paska Federal Reserve memulai mengurangi pembelian obligasi. (bgs)

Indeks Berjangka Eropa Turun Dengan Saham Asia; Tembaga Rally

Bloomberg (20/11) – Indeks berjangka eropa turun dan indeks acuan sekuitas Asia jatuh tajam dalam satu pekan terakhir. Dolar Australia dan mata uang Negara berkembang turun, sementara tembaga dan minyak gain.Indeks berjangka Euro Stoxx 50 turun 0.3% pada pukul 7:25 pagi di London, sementara kontrak berjangka pada indeks Standard & Poor 500 sedikit berubah. Indeks MSCI Asia Pacific turun 0.5%, dipimpin oleh WorleyParsons Ltd. jatuh sebesar 26% di Sydney. Dolar Australia dan baht Thailand keduanya melemah sebesar 0.5% terhadap dolar. Volatilitas yuan menyentuh level lima bulan tertingginya sejalan dengan People Bank of China berkomitmen  terkait rencananya guna mengurangi intervensinya pada pasar. Tembaga dan minyak naik setidaknya 0.3%.Federal Reserve dan Bank of England akan merilis hasil pertemuan terakhirnya dari pertemuan tentang pembahasan kebijakan pada hari ini. Ketua Federal Reserve Ben S. Bernanke mengatakan kemarin bahwa tingkat suku bunga akan masih dekati nol “dalam waktu yang cukup lama” paska bank sentral mengakhiri pembelian obligasinya. Organization for Economic Cooperation and Development memangkas pertumbuhan ekonomi global kemarin, terkait penurunan pertumbuhan ekonomi di Negara-negara berkembang.Indeks MSCI Asia Pacific telah mengalami kenaikan sebesar 10% pada tahun ini, sementara indeks S&P 500 naik 25% dan indeks Stoxx Europe 600 gain 15%. Indeks acuan ekuitas AS dinilai sebesar 15 kali dari proyeksi laba untuk 12 bulan kedepan, mendekati level tertingginya dalam empat tahun terakhir, berdasarkan pada data yang dihimpun oleh Bloomberg. (bgs)

Outlook Reformasi Keuangan, Bursa Saham China Naik ke Satu Bulan Tertingginya

Bloomberg (20/11) - Indeks saham China naik ke level tertingginya dalam satu bulan terakhir setelah bank sentral menguraikan rencana untuk melonggarkan kontrol pada pasar keuangan. Indeks acuan Cina di Hong Kong naik untuk hari kelima untuk kenaikan tertingginya sejak Oktober 201.Haitong Securities Co dan China Construction Bank Corp memimpin kenaikan untuk broker dan pemberi pinjaman di Shanghai. Air China Ltd dan China Southern Airlines Co melonjak setidaknya 3,5 persen pada spekulasi pemerintah berusaha untuk mengurangi langit padat setelah Shanghai Securities News melaporkan pemerintah bisa mengeluarkan aturan manajemen udara. China Life Insurance Co naik ke level tertingginya dalam sembilan bulan terakhir di Hong Kong setelah Citigroup Inc mengatakan pendapatannya dapat melebihi perkiraan pada semester kedua.Indeks Shanghai Composite ditutup naik 0,6 persen menjadi 2,206.61, tertinggi sejak 22 Oktober. Indeks Hang Seng China Enterprises, naik 0,9 persen menjadi 11,464.89 pada 15:13, telah naik sebesar 12 persen, kenaikan secara beruntun dalam lima hari terakhir. Rencana bank sentral termasuk jalur perdagangan yang lebih luas untuk mata uang yuan dan menandai penghapusan investasi bagi manajer uang asing, gubernur bank sentral Zhou Xiaochuan menulis dalam sebuah artikel. Mempercepat konvertibilitas yuan di antara kunci proposal reformasi yang diputuskan pada pertemuan Partai Komunis, yang direncanakan mencapai target pada tahun 2020. (izr)