Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

11 Oktober 2013

Saham Asia Naik Tiga Pekan Terakhir pada Optimisme A.S

Bloomberg (11/10) – Saham Asia naik, dengan Index regional yang bergerak menuju gain terbesar selama tiga pekan terakhir, yang berada ditengah optimisme bahwa otoritas A.S akan mengangkat batas hutang dan menghindari sebuah kegagalan.Index MSCI Asia Pacific melonjak 1.3% ke level 140.89 pada jam 5:17 di Tokyo, bersiap untuk kenaikan harian tertajam sejak 19 September, penbahasan akan berlanjut seiring dengan partai Republik dan Demokrat yang mengupayakan sebuah “Jalur maju” pada plafon hutang, menurut pemimpin mayoritas dari Majelis partai Republik Eric Cantor. Pihak Gedung Putih mengatakan “tidak ada determinasi spesifik yang telah dibuat” selama pertemuan awal antara partai tersebut di Washington.Sementara itu Index S&P 500 telah mengalami sedikit perubahan, selain itu acuan ekuitas A.S telah melonjak 2.2% dihari kemarin, reli terbesar sejak Januari.Pembicara dari pihak Majelis John Boehner dan para pemimpin partai lainnya telah bertemu dengan Presiden Barack Obama selama lebih dari sejam di Gedung Putih guna membahas jarak waktu penundaan dalam otoritas pinjaman A.S untuk tanggal untuk 22 November - 17 Oktober tanpa menyertakan kondisi terhadap kebijakan.(tito)
 

Penutupan Saham Hong Kong Mendekati 3 Pekan Tertinggi pada Naiknya Data China

Reuters (11/10) – Saham Hong Kong telah mencapai penutupan tertingginya sejak tanggal 23 September dan beranjak dari gain mingguan pertamanya selama tiga pekan terakhir, yang didukung oleh kuatnya market China daratan utama serta naiknya harapan bahwa kegagalan hutang A.S dapat terhindarkan.Index Hang Seng pada hari Jumat ini ditutup naik 1.2% dilevel 23,218.3 poin, yang naik 0.3% dipekan ini, yang merupakan gain yang pertama sejak pekan yang berakhir tanggal 20 September.Selain itu index China Enterprises naik 1.2% di Hong Kong, gain yang ada terhambat oleh resistance teknikal pada pergerakan rata-rata 200 harinya, yang naik 0.6% dipekan ini.Market China daratan utama terangkat oleh angka penjualan mobil dibulan September serta harapan reformasi di zona perdagangan bebas Shanghai, dengan diimbangi sektor finansial yang memimpin gain.Berita resmi dari Shanghai Securities telah melaporkan dihari Jumat ini bahwa rencana reformasi pemerintahan kota tersebut melibatkan perusahaan milik Negara yang akan berfokus pada desentralisasi wewenang serta menawarkan insentif opsi saham.Sementara jurnal resmi China Securities telah melaporkan bahwa Shanghai Lujiazui Finance dan Trade Zone Development yang telah memasuki sebuah kesepakatan untuk mengembangkan sebuah platform layanan jasa keuangan berbasis internet.(tito)
Bloomberg (11/10) – Saham-saham China naik, mengantarkan indeks acuan pada kenaikan mingguan tertajamnya dalam sebulan terakhir setelah Shanghai Securities News memberitakan bahwa China akan mereformasi perusahaan milik Negara dan tingkat penjualan mobil bulan lalu melibihi estimasi. Indeks Shanghai Composite naik 1.7% ke level  2,228.15 pada penutupan, menandai kenaikan sebesar 2.5% untuk minggu ini.Pemerintah China tengah berada dibawah tekanan untuk mereformasi perusahaan Negaranya, yang mana.Bank Dunia telah mengatakan bahwa itu kemungkinan bias menjadi faktor penghambat pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Saham-saham China, pemilik-pemilik terbesar dari  bligasi  Treasury A.S., juga bergabung dengan reli pasar global atas optimisme parlemen A.S. yang akan menaikkan batas utang dan menghindari gagal bayar (default).  (bgs)