Bloomberg (25/9) – Saham A.S jatuh untuk hari keempat yang berada ditengah kecemasan pada pembicaraan mengenai anggaran dan juga pertumbuhan ekonomi seiring dengan para investor yang menekankan pada prospek terhadap meredanya ketegangan di Timur Tengah. Saham Red Hat Inc. anjlok sebanyak 12% setelah tagihan yang ada pada penjual terbesar dari Linux operating system dengan melemahnya perkiraan. Grup Pembangun rumah meraih gain sebanyak 2.3% setelah sebuah laporan yang memperlihatkan peningkatan sebagian besar harga rumah selama lebih dari tujuh tahun terakhir dan juga terdapatnya laba pada Lennar Corp.’s yang mengalahkan estimasi dari para analis. Selain itu Applied Materils Inc. naik 1.9% setelah menyetujui untuk membeli saham Tokyo Electron Ltd. untuk sekitar $9.39 Juta lembar saham. Sementara Index Standard & Poor’s 500 jatuh 0.3% menuju ke level 1,697.42 pada jam 4 siang di New York, sedangkan saham dari Dow Jones Industrial Average jatuh sebanyak 0.4% sejumlah 66.79 poin menuju ke level 15,334.59 dengan sekitar 6 Juta saham yang berganti tangan pada bursa A.S, yang sesuai dengan nilai rata-rata selama tiga bulan terakhir.(tito)
25 September 2013
Emas Berjangka Turun Hampir 4% dalam 3 Sesi
September 25, 2013
News Market
SAN FRANCISCO (25/9) - MarketWatch – Komoditi emas berjangka ditutup lebih rendah pada hari Selasa untuk sesi yang ketiga secara berurutan, masih terbebani oleh kemungkinan terhadap sebuah pengurangan dalam stimulus moneter A.S. Emas untuk bulan Desember jatuh 0.8% sejumlah $10.70, menuju penetapan dilevel harga $1,316.30 per ons pada divisi Comex di New York Mercantile Exchange dengan harga sebelumnya yang sempat menyentuh level terendah sebesar $1,306 dan termasuk dihari Selasa, yang telah terjatuh sebanyak 3.9% dalam tiga sesi. Namun “para pembeli emas fisik sedang melihat penurunan terkini sebagai sebuah titik masuk yang telah memberikan ketidakpastian pada anggaran A.S dan masalah tenggat hutang dan dampak jangka panjang yang disebabkan oleh faktor tersebut terhadap kondisi ekonomi A.S,” menurut pernyataan Michael Haynes, chief executive officer dari sebuah dealer logam berharga online di APMEX Inc.(tito)
Wall Street Bergerak Naik setelah Serangkaian Penurunan
September 25, 2013
News Market
Reuters (25/9) - Saham AS naik lebih tinggi setelah penurunan tiga sesi berturut-turut pada hari Selasa setelah data perumahan menunjukan ekonomi perlahan-lahan membaik, sementara investor berhati-hati atas kemungkinan dampak negosiasi anggaran di Washington. Indeks S&P 500 telah turun selama tiga sesi berturut-turut, penurunan beruntun terpanjang dalam sebulan terakhir dan kelima kalinya pada tahun ini indeks telah mengalami penurunan diperpanjang. Tea Party yang didukung senator AS mengancam untuk menunda RUU untuk mendanai pemerintah AS menabrak tembok perlawanan pada akhir Senin dari Senat Partai Republik, termasuk Pemimpin Minoritas Mitch McConnell. Namun, penolakan oleh pemimpin Senat Republik untuk pergi bersama tidak menghapus kemungkinan shutdown pemerintah. Tanda masih menunjukan kepanikan di menit terakhir showdown yang akan menentukan apakah pemerintah AS tetap terbuka pada minggu depan. Partai Republik menginginkan untuk membatalkan pendanaan untuk 'Obamacare,' hukum kesehatan Presiden Barack Obama. Harga rumah AS naik 0,6 persen pada bulan Juli secara musiman disesuaikan, Indeks S&P / Case Shiller komposit dari 20 daerah metropolitan menunjukkan. Itu kecepatan yang sedikit lebih lambat dari perkiraan tetapi laporan terpisah dari Badan Keuangan Perumahan Federal AS menunjukkan harga rumah AS naik 1 persen.
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 26,52 poin atau 0,17 persen ke level 15,427.9, S&P 500 naik 4,02 poin atau 0,24 persen ke level 1,705.86 dan Nasdaq Composite naik 19,093 poin atau 0,51 persen ke level 3,784.381. (izr)
|
Langganan:
Postingan (Atom)














