Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

20 September 2013

Emas menuju kinerja mingguan terbaik pasca kejutan dari the Fed

Singapura, Reuters (20/9) - Emas masih bergerak di dekat level tertinggi satu minggu pada Jumat pagi dan berada di jalur untuk kenaikan mingguan terbesarnya dalam lima minggu terakhir setelah Federal Reserve AS menunda pemangkasan langkah-langkah stimulus yang selama ini telah menjadi sahabat bullion. Spot emas turun 0.1 persen menjadi $ 1,363.19 per ounce pada pukul 07:18 WIB, tidak jauh dari satu minggu tertingginya di $ 1,374.54 yang tercatat hari Kamis lalu. Harga mencatat perolehan gain hampir 4 persen selama minggu ini. Awal pekan ini, Ketua the Fed, Ben Bernanke menolak berkomitmen untuk mulai mengurangi pembelian obligasi bank sentral seperti yang telah di gaungkannya beberapa bulan lalu dan bahkan mengatakan bahwa 'belum ada jadual yang tetap' terkait waktu pengurangan skala pembelian obligasi. Banyak yang telah memperkirakan pemangkasan sekitar $10 milyar dari $85 milyar pembelian obligasi bulanan. Bullion, yang telah turun hampir 20 persen tahun ini dalam mengantisipasi pemangkasan pembelian obligasi, telah diuntungkan oleh aksi short-covering dan pembelian teknis karena pernyataan pasca FOMC the Fed pada Rabu lalu. Societe Generale masih tegas 'bearish' -nya pada emas meskipun ada kejutan dari The Fed Rabu lalu. Bank investasi tersebut tetap memperkiraan harga emas rata-rata yang tidak berubah pada kisaran $ 1.225 per ounce untuk kuartal keempat dan sekitar $ 1100 untuk tahun 2014. India telah mengadakan pertemuan pejabat tinggi dari kementerian keuangan dan perdagangan di New Delhi pada hari Jumat untuk memecahkan kebuntuan selama dua bulan atas impor emas yang telah menekan pasokan dan mendorong kenaikan harga di konsumen emas terbesar dunia tersebut. SPDR Gold Trust, reksadana emas yang diperdagangkan di bursa dan terbesar di dunia mencatat kepemilikannya naik 0,10 persen, atau 0,88 ton menjadi 912,00 ton pada hari Kamis kemarin. (brc)

Indeks Berjangka Jepang Naik Setelah Yen Tergelincir seiring Saham A.S Mundur

Bloomberg, (20/9) - Nikkei 225 Stock Average berjangka naik seiring yen mengalami penurunan terhadap mata uang utama. Kontrak pada saham Australia turun setelah pengukur ekuitas mencapai tertinggi lima tahun dan saham A.S mengalami kemunduran. Nikkei Berjangka naik 0,4 persen pada pukul 03:00 pagi di Osaka dan naik 0,8 persen di Chicago seiring yen mencapai level terlemah dalam hampir empat tahun terhadap euro dan memegang penurunan terbesar dalam tujuh minggu terhadap dolar A.S. Kontrak pada Indeks S & P / ASX 200 Australia kehilangan 0,3 persen. Kontrak pada indeks Standard & Poor 500 sedikit berubah setelah pengukur turun 0,2 persen dari rekor. Minyak Mentah West Texas Intermediate diadakan di $ 106,36 per barel setelah tergelincir 1,6 persen kemarin. Yen adalah satu-satunya mata uang utama di antara 16 yang dilacak oleh Bloomberg tidak menguat terhadap dolar minggu ini, setelah Federal Reserve mempertahankan stimulus yang mendorong investor untuk mencari aset berimbal hasil lebih tinggi. Indeks MSCI Asia Pacific ditetapkan untuk kenaikan mingguan terbesar sejak April setelah The Fed tak terduga bergerak, dan saham emerging market telah reli terbesar sejak Juni. ulasan suku bunga India hari ini, sementara China, Taiwan dan Korea Selatan tetap ditutup untuk liburan. 'Pasar harus membuat pergeseran pola pikir dari penurunan akan datang bulan ini' untuk penurunan akan datang pada tahap tertentu, mungkin akhir tahun ini, tergantung pada data,'' David Croy, kepala penelitian pasar dari ANZ Bank Selandia Baru Ltd di Wellington. 'Kami sekarang memasuki fase ketergantungan data, yang menurut definisi berarti kita akan melihat lebih banyak volatilitas.' Para pembuat kebijakan A.S mengatakan pada 18 September bahwa mereka ingin lebih banyak bukti pemulihan ekonomi A.S sebelum memangkas program quantitative easing-mereka $ 85 miliar per bulan. Analis memprediksi pemotongan $ 5 miliar dalam pembelian Treasury, menurut perkiraan dikumpulkan oleh Bloomberg. (frk)

Dollar Naik, Wall Street ditarik Mundur Pasca Keputusan the Fed

Reuters (20/9) – Mata uang dollar A.S naik dihari kamis sementara sebagian besar saham Wall Street turun lebih rendah, tepat sehari pasca sebuah reli tajam yang digerakkan oleh keuptusan the Fed yang berada diluar dugaan untuk mempertahankan program stimulusnya. Market ekuitas global juga naik, dengan Asia dan Eropa, dengan market yang sudah ditutup ketika the Fed merilis keputusannya dihari Rabu, dengan berita lonjakan, sementara itu Wall Street telah mencapai rekor tertingginya dihari Rabu. Yield treasury A.S naik dari sebulan terendah dihari Kamis seiring dengan investor yang mempertanyakan kapan kiranya the Fed akan mulai mengurangi pembelian obligasi bulanannya. Sedangkan index saham dunia MSCI yang menelusuri ekuitas di 45 negara, telah naik 0.9% dan mencapai lima tahun tertinggi seiring dengan gain yang besar di market Asia yang diikuti oleh peningkatan sebesar 0.6% dalam saham Eropa. Namun Wall Street berada lebih rendah secara luas, meski terdapat peningkatan sebesar 1.6% dari saham Apple Inc yang telah membantu index Nasdaq yang naik lebih tinggi secara perlahan. Sementara dalam mengumumkan keputusannya dihari Rabu, the Fed telah mengutip kecemasan tentang menguatnya pemulihan A.S serta memangkas outlook pertumbuhannya untuk tahun 2013 dan 2014. Dow Jones industrial average turun 0.26% sejumlah 40.39 poin, dilevel 15,636.55, index Standard & Poor's 500 juga turun 0.18% sejumlah 3.18 poin dilevel 1,722.34, sedangkan index Nasdaq Composite naik 0.15% sejumlah 5.74 poin berada dilevel 3,789.38.(tito)