AFP, (16/9) - Dolar melemah di perdagangan Asia Senin siang setelah mantan menteri keuangan AS, Larry Summers menarik diri dari perlombaan untuk menjadi ketua Federal Reserve berikutnya, mengurangi kekhawatiran seputar penarikan dini program stimulus moneter. Greenback dibeli pada harga 98,94 yen di Singapura sore hari Singapura, dibandingkan dengan 99,39 yen di New York pada Jumat sore. Euro berpindah tangan pada posisi $ 1,3363, dibandingkan dengan $ 1,3292, dan ¥ 132,17 terhadap ¥ 132,11 sebelumnya. Pengumuman yang mengejutkan dari Summers pada hari Minggu kemarin muncul setelah adanya spekulasi selama berminggu-minggu atas potensinya untuk menggantikan Ben Bernanke, namun pencalonannya tersebut akhirnya terbentur oleh kurangnya dukungan dari senator kunci. Analis mengatakan bahwa keputusan tersebut memberi arti bahwa dua pesaing top lainnya - Janet Yellen yang saat ini menjabat sebagai wakil ketua the Fed dan mantan wakil ketua, Donald Kohn akan maju menjadi kandidat kuat. Keduanya adalah arsitek program pelonggaran kuantitatif the Fed (QE), sementara Summers dianggap lebih hawkish (ketat) terhadap kebijakan pembelian obligasi the Fed yang ada saat ini sebesar $ 85 milyar per bulan. Dolar sebagian besar lebih rendah terhadap mata uang Asia-Pasifik. Unit AS itu melemah ke Sg$ 1,2620 dari Sg$ 1,2695 pada Jumat lalu, dan menjadi 31,68 baht Thailand dari posisi 31,83 bhat sebelumnya, serta di Tw$ 29,63 dari Tw$ 29,71. Dolar juga turun ke posisi Rp 11.121 Indonesia dari 11.304 rupiah, dan ke 1.083 ?on Korea Selatan dari sebelumnya di 1.086 ?on. Sementara, terhadap rupee India, tercatat di 62.64 dari 63,78, dan menjadi 43,70 peso Filipina dari 43,85 peso pada Jumat lalu. (brc)
|
16 September 2013
Dollar melemah pasca pengunduran diri Summer untuk menjadi kandidat ketua the Fed
September 16, 2013
News Market
Saham Berjangka AS Rayakan Summers Menarik Diri dari Pemilu seiring Treasuries, Saham Rally
September 16, 2013
News Market
Bloomberg (16/9) - Saham berjangka AS dan Treasury naik, dengan kontrak Standard & Poor 500 memperoleh kenaikan hampir sebulan, dan dolar jatuh setelah Lawrence Summers menarik diri dari pencalonan untuk menjadi ketua Federal Reserve berikutnya. S & P 500 berjangka naik 1 persen pada pukul 10:34 pagi di Singapura, menuju kenaikan terbesar sejak 22 Agustus. Sepuluh tahun kontrak obligasi AS melonjak tertinggi dalam enam minggu, naik satu poin, atau $ 10 per jumlah nominal $ 1.000, dengan 124 17/32, berdasarkan perdagangan elektronik di Chicago Board of Trade. Greenback merosot terhadap semua kelompok yang dari 10 rekan-rekan mata uang, kehilangan 1 persen terhadap dolar Australia. Summers menarik diri dari pertarungan sebelum pertemuan dua hari mulai besok, di mana bank sentral diperkirakan akan mulai mengupas pembelian obligasi yang belum pernah terjadi sebelumnya, sering dikenal sebagai pelonggaran kuantitatif. Summers akan mengetatkan kebijakan lebih dari Janet Yellen, yang juga saingan utamanya untuk menggantikan Ben S. Bernanke, menurut Bloomberg Global Poll investor, analis dan pedagang pada pekan lalu. 'Investor mengatakan bahwa QE mungkin tidak agresif dipanggil kembali di bawah Yellen, yang kini terdepan,' kata Walter 'Bucky' Hellwig, yang membantu mengelola $ 17 milyar aset di B & T Wealth Management di Birmingham, Alabama, dalam wawancara telepon. 'QE masih merupakan faktor yang sangat penting dalam pikiran investor dan kita dapat melihat hal ini dalam gerakan potensi pasar saham dan obligasi.' Summers, 58, adalah salah satu dari tiga nama yang Obama telah sebutkan sebagai pengganti mungkin untuk Bernanke, yang masanya sebagai Ketua The Fed berakhir pada tanggal 31 Januari. Yellen, 67, wakil ketua Fed saat ini, juga pada daftar calon Obama bersama dengan Donald Kohn, 70, mantan wakil ketua Fed, Presiden mengatakan sebelumnya.
|
Harga minyak jatuh di perdagangan Asia
September 16, 2013
News Market
AFP, (16/9) - Harga minyak turun di perdagangan Asia Senin setelah AS-Rusia melakukan kesepakatan terkait senjata kimia Suriah untuk menghindari potensi serangan militer Barat terhadap rezim Assad. Kontrak utama West Texas Intermediate (WTI) New York untuk pengiriman Oktober turun 82 sen menjadi $ 107,39, sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman November turun 88 sen menjadi $ 110,82. Menteri Luar Negeri AS, John Kerry dan timpalannya dari Rusia, Sergei Lavrov mencapai terobosan kesepakatan pada hari Sabtu setelah melakukan pembicaraan selama tiga hari di Jenewa. Berdasarkan kesepakatan tersebut, rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad memiliki waktu seminggu untuk menyerahkan rincian jumlah dan lokasi dari semua agen bahan kimia yang dimilikinya. Kemudian cadangan-cadangannya akan diserahkan kepada pengawasan internasional dan dihancurkan pada pertengahan 2014. Kesepakatan itu didukung China, salaha satu pemegang hak veto anggota tetap Dewan Keamanan PBB. Para analis mengatakan bahwa kesepakatan itu telah mencegah kemungkinan serangan pimpinan AS di Suriah untuk menghukum dugaan penggunaan senjata kimia kepada rakyatnya sendiri. 'Risiko atas harga minyak mentah Suriah terus mereda setelah terjadi kesepakatan antara AS-Rusia pada hari Sabtu,' Victor Shum, managing director IHS Purvin and Gertz di Singapura, kepada AFP. Harga minyak mencapai tertinggi multi-bulan pada awal September di tengah kekhawatiran bahwa AS akan terus maju dengan serangan militer sebagai hukuman terhadap Suriah yang para analis khawatirkan bahwa ini dapat menimbulkan konflik yang lebih luas negara-negara kaya minyak di Timur Tengah.(brc)
Langganan:
Postingan (Atom)














