Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

30 Juli 2013

Saham China Naik dalam Seminggu Setelah Suku Bunga Pasar Uang Turun

Bloomberg, (30/7) - Saham China naik, menghapus penurunan indeks patokan bulan ini, seiring langkah bank sentral untuk mengurangi pengurangan kas negara serta mendorong perusahaan keuangan dan produsen bahan baku.Index Shanghai Composite naik untuk pertama kalinya dalam lima hari, menambahkan 0,7% menjadi 1,990.06 pada sesi penutupan. Indeks telah naik 0,6% pada bulan ini setelah terjun 14% pada bulan Juni.Saham rebound seiring bank sentral melakukan operasi reverse-repurchase untuk pertama kalinya dalam lima bulan, kata Zhang Gang, analis dari Central China Securities Holdings Co. di Shanghai. Ekuitas jatuh bulan lalu setelah tingkat pasar uang melonjak ke rekor tertinggi.'Bank sentral meningkatkan likuiditas di pasar, terutama pada akhir bulan ketika arus kas yang ketat,' kata Zhang.Index CSI 300 menguat 0,6% menjadi 2,189.39, sementara Index Hang Seng China Enterprises melemah kurang dari 0,1%. Indeks Ekuitas Bloomberg China-AS turun 1,3% kemarin. (frk)

Dollar Bergerak Lebih Tinggi, Aussie Terjatuh pada Komentar RBA

Reuters (30/7) – Dollar bergerak lebih tinggi terhadap sejumlah mata uang utama dihari Selasa ini, sementara dollar Australia jatuh setelah gubernur bank sentral yang mengatakan bahwa mata uang tersebut dapat jatuh lebih jauh lagi dan masih terdapat ruang bagi lebih banyak potongan suku bunga yang lebih besar.Sementara komentar dari gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) Glenn Stevens ditambahkan untuk mengurangi tekanan pada dollar Australia, yang telah tergelincir sebanyak 1.4% dihari ini menuju ke level harga $0.9075.Dollar Australia telah berada diposisi yang lemah menjelang komentar oleh Stevens, yang ditekuk oleh data persetujuan pembangunan Australia yang lebih lemah dari perkiraan.Sementara kemerosotan dalam dollar Australia telah membantu meminjamkan dukungan secara luas bagi dollar A.S.Greenback naik sebanyak 0.2% versus sejumlah mata uang utama lainnya berada dilevel 81.79, yang bergerak jauh dari palung selama lima pekan terakhir sebanyak 81.499 yang diraih pada hari Senin kemarin.Dollar bergerak naik sebanyak 0.4% terhadap yen mencapai sekitar level harga 98.39 yen.(tito)

Saham Asia Naik seiring Gain Eksportir Jepang

Bloomberg (30/7) – Saham-saham Asia naik, dengan Index acuan regional yang sedang menuju kearah peningkatan pertamanya selama lima hari terakhir, seiring dengan gain eksportir Jepang setelah melemahnya mata uang yen, yang mengimbangi penuruna yang lebih besar dalam output pabrik di Jepang.Index MSCI Asia Pacific telah bertambah sebanyak 0.5% menuju ke level 133.83 pada jam 1:15 di Tokyo, dengan terdapat lebih dari dua saham yang naik untuk tiap saham yang jatuh, acuan tersebut sedang menuju kearah peningkatan sebesar 2.6% dibulan ini setelah China berjanji untuk berbuat lebih banyak untuk mendukung sebuah transisi dalam kondisi ekonomi kedua terbesar dunia dan juga laba dari perusahaan dari Daihatsu Motor Co. hingga Nomura Holdings Inc.yang telah mengalahkan estimasi dari para analis.Sementara itu Index Topix Jepang naik sebanyak 1.6%, bergerak menuju peningkatan pertamanya dalam kurun waktu lima hari terakhir, selain itu Index Nikkei 225 juga naik sebanyak 1.3%.(tito)