18/06 (Bloomberg) – Emas berjangka jatuh ke level terendah tiga minggu pada spekulasi bahwa Federal Reserve mungkin akan memberikan sinyal pengurangan stimulus ekonomi AS. Para pembuat kebijakan the Fed telah memulai pertemuan dua harinya hari ini (Selasa). Saat ini bank sentral AS melakukan pembelian $ 85 milyar atas Treasuries dan obligasi berbasis hipotek secara bulanan. Ben S. Bernanke mengatakan bulan lalu bahwa laju pembelian dapat diturunkan jika prospek tenaga kerja menunjukkan pemulihan yang berkesinambungan. Permintaan emas fisik di Amerika Utara dan Eropa telah menurun 80 persen sejak April, kata Kitco Metals Inc dalam sebuah laporan. "Semua orang sedang menunggu pernyataan besok," kata Frank Lesh, trader dari FuturePath Perdagangan di Chicago, dalam sebuah wawancara telepon. "Saat ini pembelian fisik sedang kurang diminati." Emas berjangka untuk pengiriman Agustus turun 1,2 persen untuk menetap di posisi $ 1,366.90 per ounce pada pukul 1:44 p.m. di Comex, New York. Harga menyentuh $ 1,360.20, terendah untuk kontrak teraktif sejak 23 Mei. Biaya hidup (Cost of living) di AS naik kurang dari perkiraan pada bulan Mei, tertahan oleh penurunan pertama pada harga pangan dalam hampir empat tahun, berdasarkan sebuah laporan pemerintah yang di tunjukkan hari ini. Emas telah jatuh 18 persen tahun ini karena sebagian investor telah kehilangan kepercayaan kepada komoditas itu sebagai tempat penyimpan nilai ditengah inflasi yang rendah. Kepemilikan global pada produk reksadana (ETF) emas yang diperdagangkan di bursa memperpanjang kemerosotan ke level terendah sejak Maret 2011. (brc)
19 Juni 2013
Bursa HK berakhir flat jelang rapat FOMC
Juni 19, 2013
Hangseng
Telequote (18/06) – Index saham Hong Kong berakhir flat pada hari Selasa dalam perdagangan yang diliputi kehati-hatian menjelang pertemuan kebijakan dari Bank Sentral Amerika terkait skema dari stimulus moneter di masa depan. Index acuan Hong Kong berakhir di teritori negative hampir flat 0.02 persen ke posisi 12,225.88 dengan volume transaksi mencapai HK$59.00 milyar. Selama sepekan terakhir market telah didominasi oleh spekulasi apakah the Fed akan melanjutkan program pembelian obligasi bulanan senilai $85 milyar yang selama ini telah menjadi mesin utama reli global atau akan memangkasnya. The Fed pada Rabu waktu setempat akan mengumumkan hasil rapat kebijakan Bank Sentral. Mark To, kepala penelitian dari Wing Fung Financial, mengatakan bahwa rendahnya volume perdagangan terjadi karena investor menunggu hasil keputusan kebijakan the Fed pada komitmen pelonggaran kuantitatif (QE). Level saat ini "tidak menarik namun tidak mahal juga," katanya. "Yang bisa kita lakukan adalah menunggu." Saham-saham Utilitas jatuh setelah laporan ekonomi dari AS mengindikasikan manufaktur di New York mengalami ekspansi aktivitas pada bulan Juni, sementara indeks pasar perumahan diawasi ketat naik ke level tertinggi sejak April 2006. Keduanya mengirim imbal hasil US Treasury untuk lebih tinggi karena investor mengantisipasi data ekonomi yang kuat akan membantu membujuk the Fed untuk memulai memangkas QE. (brc)
Bursa Tokyo berakhir 0.20 persen lebih rendah jelang rapat FOMC
Juni 19, 2013
Nikkei 225
Bloomberg (18/06) – Bursa saham Tokyo kehilangan 0,20 persen pada penutupan Selasa menjelang dimulainya pertemuan kebijakan Federal Reserve AS karena para investor masih mencari petunjuk seputar masa depan stimulus moneter di Amerika. Indeks Nikkei 225 yang naik 2,73 persen di hari sebelumnya, ditutup turun 25,84 poin menjadi 13,007.28, tetapi indeks Topix yang lebih luas naik 0,15 persen, atau 1,68 poin, menjadi 1,086.40. "Pasar ini menghadapi profit taking, namun secara teknis valuasi masih menarik dari level harga saat ini, yang seharusnya bias memberikan support terhadap potensi downside," kata Hiroichi Nishi, General Manager dari SMBC Nikko Securities. Saham-saham memasuki wilayah negative hari ini setelah Wall Street naik tadi malam berkat data ekonomi yang lebih baik dari perkiraan, termasuk di sektor perumahan AS dan aktivitas manufaktur wilayah New York. Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir naik 0,73 persen pada posisi 15.179 tadi malam. Tapi fokus pasar tetap pada pernyataan Federal Reserve dan ketua Ben Bernanke setelah menyelesaikan rapat kebijakan dua harinya besok. Spekulasi meningkat tentang apakah bank sentral AS akan mengumumkan pengetatan program pembelian asset senilai $ 85 milyar secara bulanan yang saat ini telah berjalan atau yang dikenal sebagai pelonggaran kuantitatif. Sebuah laporan dari Financial Times mengatakan bahwa Bernanke kemungkinan akan memberikan sinyal bahwa the Fed sudah dekat dengan pemangkasan pembelian meskipun masih tergantung pada kondisi di ekonomi terbesar di dunia saat ini. (brc)
Langganan:
Postingan (Atom)














