Reuters, (18/6) - Emas sedikit berubah pada Selasa pagi menunggu pertemuan Federal Reserve pada petunjuk lanjutan seputar prospek program stimulus bank sentral Amerika tersebut di tengah beberapa data ekonomi AS yang kuat yang telah dirilils tadi malam. Spot emas bergerak sedikit turun $ 0,40 menjadi $ 1,383.95 per ounce pada pukul 07:18 WIB. Bullion jatuh sekitar 0,5 persen pada hari Senin karena penguatan saham-saham AS. Emas AS juga kenaikan $ 0,40 menjadi $ 1,383.5. Pasar akan mengamati dengan seksama setiap petunjuk baru apakah the Fed akan mengurangi program pembelian aset senilai $ 85 milyar secara bulanan yang telah berjalan saat ini dan menjadi landasan support untuk harga emas. Data ekonomi AS yang baru dikeluarkan tadi malam juga relatif jyat dan meningkatkan spekulasi the Fed akan segera mengurangi program stimulusnya. Mayoritas para homebuilder di AS melihat kondisi industri properti saat ini cukup menguntungkan untuk pertama kalinya sejak awal krisis perumahan tujuh tahun yang lalu, dengan laporan industri menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan di sektor ini melonjak pada bulan Juni. Setiap pengurangan stimulus akan menekan harga emas, yang biasanya dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Bullion turun 17 persen sepanjang tahun ini karena investor mulai menjauhi daya tarik safe-havennya, sementara saham global melakukan reli. Kepemilikan di SPDR Gold Trust, exchange-traded fund terbesar di dunia tertahan di 1,003.17 ton pada hari Senin - terendah dalam lebih dari empat tahun. (brc)
18 Juni 2013
Jepang rapat FOMC bursa Jepang berusaha menguat
Juni 18, 2013
News Market
Bloomberg, (18/6) - Pasasr saham Jepang berayun antara keuntungan dan kerugian Selasa pagi ini di tengah volume rendah dan yen yang stabil menjelang pertemuan kebijakan Federal Reserve mulai hari ini. Properti naik sementara perusahaan farmasi mundur. Pertambangan, asuransi dan produsen minyak mencatat kenaikan tertinggi di antara 33 kelompok industri Topix. Pembuat mesin listrik Meidensha Corp menguat paling besar di Nikkei 225 Stock Average setelah SMBC Nikko Securities Inc menaikkan rating saham tersebut. Indeks Topix naik 0,2 persen menjadi 1,087.57 pada pukul 09:46 a.m. di Tokyo, dengan volume sekitar 37 persen di bawah 30-hari rata-rata intraday. Sekitar tiga saham naik untuk setiap dua yang jatuh. Sementara itu, Indeks Nikkei 225 naik 0,1 persen menjadi 13,041.91 dan Kontrak pada indeks diperdagangkan di Singapura sedikit berubah. "Kita akan bergerak terkait dengan the Fed," kata Toshihiko Matsuno, senior strategist dari SMBC Friend Securities Co di Tokyo. "Sudah ada laporan bahwa the Fed kemungkinan akan memberi sinyal untuk mengurangi pelonggaran dengan segera. Namun Bank of Japan telah memulai pelonggaran sendiri jadi saya berpikir kita tidak perlu terlalu khawatir jika skala likuiditas global kembali sedikit." Investor akan fokus pada konferensi pers dari Ketua the Fed Ben S. Bernanke besok setelah pertemuan kebijakan dua harinya. Sebanyak $ 2,5 triliun telah keluar dari pasar global sejak ia mengatakan pada 22 Mei bahwa bank sentral Amerika bisa mulai mengurangi stimulus jika pasar tenaga kerja AS menunjukkan perbaikan yang berkesinambungan. (brc)
Tiga Indeks Utama Bawa Bursa AS ke Area Positif
Juni 18, 2013
News Market
Meski investor masih mencari kepastian kelanjutan program stimulus moneter, bursa saham AS mulai menguat pada Selasa (18/6/2013) dini hari tadi. Indeks sempat menyentuh level terendah dengan rumor pengurangan stimulus moneter dari The Fed sudah semakin dekat. Namun masuk sesi siang indeks mulai menguat dengan kenaikan saham unggulan hingga 1 persen. Indeks Dow Jones menguat 0,7% ke 15.179,85, indeks S&P lebih tinggi 0,7% ke 1.639,04 dan indeks Nasdaq naik 0,8% ke 3.452,13. Penguatan Dow mendapat dukungan dari saham Cisco walaupun saham Verizon mengalami pelemahan terdalam. Di sisi ekonomi, "Empire State" indeks manufaktur New York Fed naik menjadi 7,84 pada bulan Juni dari minus 1,43 pada bulan Mei. Hal ini melebihi perkiraan sebelumnya. Angka di atas nol menunjukkan ekspansi. Namun, ke depan indeks pesanan baru berpotensi mengalami pelemahan. The Fed akan memulai pertemuan dua hari hingga Rabu besok. Pasar akan menunggu konferensi pers dan ramalan ekonomi dari Ben Bernanke. Sesi tersebut akan menjadi fokus utama untuk pasar global pekan ini. Investor akan mendengarkan untuk rincian tentang kapan The Fed dapat mulai agresif lagi dengan pembelian obligasi US$85 miliar setiap bulanan.
Langganan:
Postingan (Atom)













