Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

13 Mei 2013

Finansial dan energi bantu Hang Seng jatuh diawal pekan


Hong Kong, Bloomberg (13/05) –Indeks Hang Seng Hong Kong berakhir dengan penurunan paling tajam dalam sebulan terakhir karena kejatuhan saham-saham energy dibelakang penurunan harga harga minyak dan Ping An Insurance Group Co menandai kerugian terbesar di antara saham-saham finansial. Laju penurunan saham makin cepat setelah data produksi industri China meleset dari perkiraan. Index Hang Seng turun sebesar 1,4 persen ke posisi 22,989.81 pada penutupan perdagangan di Hong Kong, tertajam sejak 15 April lalu. Sementara itu, Hang Seng China Enterprises Index kehilangan 2,1 persen di posisi 11,109.27, penurunan terbesar sejak 5 April. Produksi industri China untuk bulan April naik sebesar 9,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya, berdasarkan rilis data dari Biro Statistik Nasional China hari ini. Itu berada dibawah perkiraan median dalam survei Bloomberg News sebesar 9,4 persen. Bank sentral China pekan lalu mengatakan bahwa “fondasi untuk kestabilan ekspansi ekonomi belum cukup solid dan pada saat yang sama memperingatkan bahwa kebijakan stimulus untuk meningkatkan pertumbuhan akan bisa memicu inflasi. Perusahaan energi turun setelah minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni turun sebanyak 90 sen menjadi $ 95,14 per barel di perdagangan elektronik New York Mercantile Exchange, menuju level yang lebih rendah untuk hari ketiga, penuurnan terpanjang dalam empat minggu terakhir. Saham-saham finansial turun dengan Ping An Insurance jatuh sebesar 2.4 persen setelah regulator sekuritas menghentikan perdagangan dari unit sekuritasnya, Ping An Securities dari melakukan underwriting selama tiga bulan setelah membantu sebuah perusahaan penipuan masuk ke dalam daftar listing bursa, menurut sebuah pernyataan yang dipasang di website China Securities Regulatory Commission. (brc)

Euro melemah untuk hari ketiga terhadap dolar sebelum rilis data

Bloomberg, (13/5) - Euro melemah untuk hari ketiga terhadap dolar sebelum rilis data minggu ini yang diperkirakan oleh analis bahwa ekonomi di blok mata uang tunggal tersebut terkontraksi untuk kuartal keenam beruntun dalam tiga bulan sampai Maret lalu. Mata uang bersama 17-negara Eropa tersebut turun dari lebih dari dua tahun tertinggi terhadap yen. Dolar menguat terhadap 12 dari 16 mata uang utama setelah yield dari Treasury 10-tahun naik ke level tertinggi dalam tujuh minggu. Dolar Australia melemah untuk hari keenam, kerugian terpanjang dalam hampir setahun terakhir. Euro turun 0,2 persen menjadi $ 1,2965 pada pukul 08:55 am waktu London. Harga jatuh 0,3 persen menjadi 131,71 yen, setelah mencapai level 132,40, tertinggi sejak Januari 2010. Mata uang Jepang sedikit berubah pada posisi 101,58 per dolar setelah terdepresiasi ke level 102,15, posisi terlemah sejak 20 Oktober 2008. (brc)

Menteri keuangan zona euro berkumpul hari ini

BRUSSELS. Menteri keuangan zona euro hari ini, Senin 13 Mei, akan bertemu di Brussels untuk menyepakati bantuan keuangan bagi Siprus dan Yunani. Siprus diperkirakan akan mendapat pengesahan bagi paket bantuan penyelamatan pertama sebesar €3 miliar atau setara dengan US$2,5 miliar. Pinjaman ini sudah disepakati pada awal tahun 2013. Pertemuan juga diharapkan akan mensahkan bantuan terakhir sebesar €7,5 miliar untuk Yunani yang masih berjuang untuk menempuh reformasi ekonomi. Dengan bantuan terbaru ini maka Yunani akan mendapat total bantuan keuangan sebesar €240 miliar, yang pertama kali disepakati tahun 2010.