Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

24 April 2013

Bursa HK berakhir pada level tertinggi tiga pekan

Bloomberg, (24/4) - Saham-saham Hong Kong berakhir menguat, dengan indeks patokan Hang Seng menandai level penutupan tertingginya dalam tiga minggu terakhir setelah tingkat penjualan rumah baru di AS mengalahkan perkiraan analis sehingga menumbuhkan prospek bahwa pemulihan yang lebih kuat akan menguntungkan perekonomian di Asia. Hang Seng Index naik 1,7 persen di 22,183.05, penutupan tertinggi sejak 3 April setelah kemarin mencapai yang level terendah dalam sepekan karena data manufaktur awal di China lebih rendah dari perkiraan. 48 dari 50-anggota bluechips ditutup naik dengan volume perdagangan 3,7 persen di atas 30-hari rata-rata. Hang Seng China Enterprises Index naik 2 persen di 10,634.37. "Risk appetite investor meningkat setelah rilis data penjualan rumah baru AS hari Selasa," kata Mari Oshidari, seorang analis pasar dari Okasan Securities Group Inc. "Data PMI awal Kemarin adalah pukulan lain terhadap outlook ekonomi China. Dalam jangka panjang, saham-saham akan tetap lesu bahkan dengan valuasi murah karena ketidakpastian seputar ekonomi China dan penyebaran flu burung. " Techtronic naik 2,5 persen di HK$18,64, dan HSBC Holdings Plc, pemberi pinjaman yang menerima sekitar seperlima dari total pendapatan dari Amerika Utara tahun lalu, naik 2,4 persen di HK$81,95. Saham di Hong Kong tenggelam kemarin setelah pembacaan awal dari Purchasing Managers Index (PMI) oleh HSBC dan Markit Economics jatuh ke 50,5 pada bulan April dari 51,6 pada bulan sebelumnya, membuntuti angka 51,5 dari perkiraan median para ekonom. China Resources Land Ltd, pengembang properti China terbesar kedua yang diperdagangkan di Hong Kong, naik 2,7 persen di HK$23 dan Shimao Property Holdings Ltd, perusahaan properti yang dikendalikan oleh miliarder Hui Wing Mau, naik 3,1 persen menjadi HK$16,66. China tidak memiliki rencana saat ini untuk percobaan pajak properti, menurut laporan People's Daily, mengutip seorang pejabat tak dikenal dari Administrasi Perpajakan Negara. (brc)

Saham Eropa sedikit bergerak pasca reli kemarin

Bloomberg, (24/4) - Saham Eropa sedikit berubah, setelah mencatat reli terbesarnya sejak delapan bulan terakhir karena perusahaan dari Credit Suisse Group AG hingga Daimler AG melaporkan kinerja labanya. Saham berjangka AS dan saham-saham Asia menguat. Credit Suisse naik 1,4 persen setelah bank kreditur dari Swiss itu membukukan lonjakan laba di kuartal pertama. PSA Peugeot Citroen naik 4,8 persen setelah melaporkan pendapatan kuartal pertama yang mengalahkan perkiraan. Daimler AG turun 1,4 persen setelah menurunkan proyeksi labanya tahun 2013. Indeks Stoxx Europe 600 turun 0,1 persen menjadi 292,33 pada pukul 08:05 a.m. di London, setelah melonjak sebesar 2,4 persen kemarin. Index sahan berjangka untuk Standard & Poor 500 naik 0,2 persen hari ini, sedangkan MSCI Asia Pacific Index naik 1,3 persen. Indeks Stoxx 600 mencatat reli terbesarnya sejak 3 Agustus kemarin karena perusahaan-perusahaan melaporkan hasil pendapatan yang mengalahkan perkiraan dan tumbuhnya spekulasi bahwa Bank Sentral Eropa akan memangkas suku bunga pada pertemuan minggu depan. (brc)

Nikkei 225 naik tertinggi sejak 2008 setelah yen dorong eksportir

Bloomberg, (24/4) - Saham-saham Jepang menguat, dengan Nikkei 225 Stock Average naik ke level tertinggi sejak 2008, setelah yen melemah, meningkatkan prospek bagi eksportir seiring dimulainya musim laporan laba. Indeks Nikkei 225 naik 1,5 persen ke posisi 13,728.74 pada pukul 12:31 p.m. di Tokyo, naik ke level tertinggi sejak Juni 2008. Indeks Topix naik 0,9 persen menjadi 1,154.10, dengan sekitar empat saham naik untuk setiap satu yang jatuh index acuan tersebut. "Banyak ekspektasi terhadap penghasilan eksportir yang telah terserap kedalam harga, tapi forecasts-nya masih konservatif," kata Masaru Hamasaki, senior strategist dari Sumitomo Mitsui Asset Management Co. "Karena perusahaan-perusahaan banyak yang mendasarkan perkiraan laba mereka pada asumsi bahwa yen dikisaran 80, maka kita akan bisa melihat adanya beberapa perubahan besar untuk tahun yang akan datang." Yen jatuh terhadap 16 mata uang utama lainnya menjelang keputusan kebijakan dari Bank of Japan pada tanggal 26 April mendatang. Bank sentral itu bisa meng-upgrade outlook atas tingkat inflasi tidak termasuk makanan segar ke setidaknya 1,5 persen dari 0,9 persen untuk tahun fiskal 2014, menurut orang-orang akrab dengan diskusi bank sentral tersebut. (brc)