Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

12 April 2013

Bursa HK ditutup turun jelang data China Senin depan

Bloomberg, (12/4) - Pasar saham Hong Kong berakhir turun untuk pertama kali dalam empat hari terakhir, dengan index acuan yang memangkas gain mingguannya menjelang rilis data pertumbuhan ekonomi China minggu depan. Lenovo Group Ltd merosot setelah Citigroup Inc merekomendasikan jual terhadap saham tersebut. Indeks Hang Seng ditutup turun 0,1 persen di 22,092.05, memperkecil gain pekan ini menjadi 1,7 persen. Hang Seng China Enterprises Index, yang melacak saham-saham China daratan di HK, turun 0,5 persen menjadi 10,655.68. "Sentimen didorong oleh data yang lebih baik atau kinerja dari dunia barat, tapi kami lebih fokus pada data ekonomi China dan kinerja pasarnya hari ini," kata Jackson Wong, wakil presiden dari Tanrich Securities Co. "Pada level saat ini, valuasi masih menarik. Kami hanya kekurangan beberapa katalis. Investor bertransaksi pada segi teknis dan aliran dana ketimbang fundamentalnya. Kami membutuhkan beberapa katalis positif bagi pasar untuk memiliki terobosan terbalik." Biro Statistik Nasional China akan merilis data pertumbuhan ekonomi kuartal pertama pada 15 April mendatang, bersama dengan angka ekonomi lain untuk periode Maret, termasuk produksi industri dan penjualan ritel serta investasi aset tetap kuartal pertama. Ekonomi terbesar kedua di dunia ini mungkin akan tumbuh 8 persen dari tahun sebelumnya pada periode Januari-Maret, menurut perkiraan rata-rata analis, turun dari proyeksi 8,2 persen pada Februari lalu.  Lenovo merosot 6,1 persen ke HK$6,66, penurunan terbesar pada indeks Hang Seng dan saham paling aktif diperdagangkan berdasarkan nilai pasarnya, setelah Citigroup menurunkan rekomendasinya untuk saham tersebut menjadi peringkat jual. (brc)

Sebagian besar saham Jepang turun; Topix pangkas gain mingguan

Bloomberg, (12/4) - Saham-saham Jepang kebanyakan turun hari ini, dengan Indeks Topix memangkas gain mingguan terbesarnya dalam lebih dari tiga tahun terakhir seiring dengan yen yang diperdagangkan mendekati ¥ 100 terhadap dolar untuk hari kelima beruntun. Index Topix tutup 0,1 persen lebih tinggi di Tokyo. Index acuan tersebut naik 7,7 persen selama minggu ini, lonjakan mingguan terbesar sejak Desember 2009. Sementara itu, indeks Nikkei 225 kehilangan 0,5 persen menjadi 13,485.14 dengan volume 45 persen lebih besar dari rata-rata 30-hari. "Beberapa hari terakhir ini, yen tampak seperti menerobos sampai 100 yen untuk dolar namun tidak dapat dipertahankannya," kata Juichi Wako, senior strategist dari Nomura Securities Co, broker terbesar di Jepang. "Setelah investor mulai melihat ¥ 100 sebagai dinding yang cukup tebal, pasar saham mungkin akan mengambil nafas (konsolidasi)." Indeks Topix telah telah gain selama delapan hari berturut-turut sejak 3 April, ketika BOJ memulai pertemuan yang berakhir dengan pengumuman bahwa mereka akan menggandakan basis moneter pada akhir tahun 2014 dengan membeli obligasi pemerintah, langkah pelonggaran kuantitatif yang paling berani. RSI 14-hari pada index Topix saat ini di 75,5, setelah naik pada 10 April di atas 70 - batas dari segi teknis yang dipandang sebagai sinyal overbought. RSI 14-hari index Topix terakhir terlihat di atas 70 adalah pada tanggal 15 Maret, dan dimana setelah itu index jatuh sebesar 2,2 persen pada hari-hari perdagangan berikutnya. (brc)

Bursa HK turun sebelum rilis data China hari Senin

Bloomberg, (12/4) - Sebagian besar saham Hong Kong jatuh sebelum rilis data pertumbuhan ekonomi China minggu depan. Lenovo Group Ltd, produsen komputer pribadi terbesar kedua di dunia, merosot setelah Citigroup Inc merekomendasikan jual terhadap saham tersebut. Lenovo turun 5,5 persen. Sektor tambang menurun setelah lakukan lonjakan awal pekan ini, sementara produsen minyak turun pada harga minyak mentah yang lebih rendah. AAC Teknologi Holdings Inc, pembuat komponen akustik yang mendapat setengah pendapatannya dari AS, naik 1,3 persen setelah sebuah laporan menunjukkan bahwa klaim pengangguran di AS menurun. Indeks Hang Seng turun 0,1 persen menjadi 22,082.82 pada pukul 2:40 siang di Hong Kong, setelah naik sebanyak 0,4 persen. Hang Seng China Enterprises Index, yang melacak saham-saham China daratan di HK, turun 0,7 persen menjadi 10,636.83. "Sentimen didorong oleh data yang lebih baik atau kinerja dari dunia barat, tapi kami lebih fokus pada data ekonomi China dan kinerja pasarnya hari ini," kata Jackson Wong, wakil presiden dari Tanrich Securities Co. "Pada level saat ini, valuasi masih menarik. Kami hanya kekurangan beberapa katalis. Investor bertransaksi pada segi teknis dan aliran dana ketimbang fundamentalnya. Kami membutuhkan beberapa katalis positif bagi pasar untuk memiliki terobosan terbalik." (brc)