Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

19 Maret 2013

HSI ditutup 0.19% lebih rendah

AFP (19/03) – Bursa saham Hong Kong berakhir 0,19 persen lebih rendah pada hari Selasa pasca aksi sell-off, disamping adanya rebound regional yang luas dari kerugian hari sebelumnya yang dipicu oleh kekhawatiran Siprus. Benchmark Indeks Hang Seng turun 41,50 poin menjadi 22,041.86 dengan tingkat volume HK$68.32 milyar. Investor telah diketakutan oleh rencana Presiden Siprus yang akan memberlakukan retribusi pada semua nasabah perbankan dalam upaya untuk memenuhi syarat bailout senilai 10 miliar euro ($ 13 miliar). Para penabung di bank dengan jumlah rekening mencapai 100.000 euro akan dikenakan pajak sebesar 6,75 persen, sementara mereka dengan rekening yang lebih besar akan dipaksa untuk membayar hingga 9,9 persen. Kabar tersebut memicu kekuatiran krisis utang zona euro yang bisa menyala lagi, sementara lain juga dicemaskan terhadap tindakan serupa yang mungkin akan diperkenalkan di negara bermasalah lainnya di masa depan. Beberapa blue chips naik dipicu oleh aksi bargain hunting. Lenovo melonjak 2,8 persen menjadi HK$7,73 rebound dari kejatuhan enam-sesi beruntun. Kebanyakan saham asuransi, bank, asuransi dan property china terus mengalami tekanan karena kekhawatiran atas pertumbuhan ekonomi China yang tetap bertahan. Pasar saham China ditutup naik 0,78 persen. Indeks Shanghai Composite naik 17,41 poin menjadi 2,257.43 dengan turnover senilai 75,5 miliar yuan. Namun, para analis mengatakan kenaikan ini dibatasi oleh kekhawatiran atas langkah pemerintah yang mungkin untuk lebih mendinginkan sektor properti. (brc)

Index Topix Jepang Rebound Dari Kejatuhan Terdalamnya Kemarin

Bloomberg (19/03) –- Bursa saham Jepang naik, dengan Indeks Topix rebound dari penurunan terbesarnya dalam 10 bulan terakhir setelah dipicu oleh spekulasi bahwa penurunan yang terjadi kemarin terlalu berlebihan. Saham-saham eksportir dan pengirim naik setelah yen melemah. Index Topix naik 1,7 persen di 1,045.89 pada penutupan perdagangan di Tokyo setelah kemarin jatuh terbesar sejak Mei smengikuti berita rencana retribusi pemegang tabungan di Siprus untuk mendanai bailout negaranya yang telah memicu kekhawatiran kembalinya krisis di zona euro.  Index Nikkei 225 Stock Average naik 2 persen menjadi 12,468.23. Volume perdagangan adalah 36 persen di bawah rata-rata 30-hari sejalan dengan persiapan Haruhi Kuroda untuk mengganti Gubernur Bank of Japan, Masaaki Shirakawa besok. Perubahan kepemimpinan di Bank of Japan mulai berlaku besok ditengah harapan terhadap pelonggaran kebijakan berani lebih lanjut. Calon gubernur BOJ baru, Haruhiko Kuroda telah berjanji untuk melakukan apa saja yang diperlukan untuk mengakhiri deflasi selama 15 tahun terakhir, dan menyatakan keyakinannya bahwa target inflasi sebesar 2 persen dapat dicapai. Goldman Sachs Group Inc meningkatkan target untuk Topix 12-bulan kedepan pada level 1250, bank investasi tersebut menaikkan prospek untuk indeks tersebut pada bulan Januari ke level 1100. Yen melemah terhadap semua counterparts utama saat ini, jatuh ke 95.75 terhadap dolar dari level 93,57 kemarin. (brc)

Bursa HK berayun antara gain dan loss

Bloomberg, (19/3) - Saham-saham Hong Kong berayun antara keuntungan dan kerugian di tengah kekhawatiran bahwa China akan memperkenalkan kebijakan pembatasan pembelian perumahan tambahan. Utilitas China naik atas spekulasi pendapatan pada perusahaan pemasok listrik yang akan mengalahkan ekspektasi. Hang Seng Index sedikit berubah di level 22,081.41 pada pukul 02:06 siang di Hong Kong setelah gain sebanyak 0,6 persen. Index tersebut mencatat penurunan paling dalam sejak enam minggu terakhir pada sesi kemarin, ditutup pada titik terendah sejak 4 Desember setelah para menteri keuangan zona euro mengatakan bahwa Siprus harus memungut retribusi pada tabungan perbankan untuk mendanai bailout. Volume perdagangan masih sebesar 10 persen di bawah rata-rata 30-hari hari menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. (brc)