Disclaimer : Semua artikel dan konten yang terdapat dalam portal ini hanya bersifat informasi saja. Kami tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari portal kami.

18 Maret 2013

Terdorong kekhawatiran bailout Siprus, Emas melambung keatas $1600


Reuters (18/3) - Emas naik di atas $ 1.600 untuk pertama kali dalam lebih dari dua minggu terakhir pada hari Senin karena paket bailout radikal untuk Siprus mengancam akan memicu gejolak baru di zona euro, mendorong investor untuk mencari safe haven di emas. Tapi penguatan dolar dan persepsi umum dari pemulihan ekonomi dengan cepat meredupkan reli, mengirimkan emas kembali di bawah level resistance kunci $ 1.600. Zona euro pada Sabtu lalu sepakan untuk menyerahkan bailout kepada Siprus senilai 10 miliar euro ($ 13 miliar), namun memaksa para deposan negara tersebut untuk membayar pajak hingga 10 persen pada tabungan mereka. Investor khawatir terhadap proposal, yang jika diratifikasi oleh parlemen Siprus hari ini akan menjadi template berbahaya bagi masa depan dana talangan di blok tersebut dan memunculkan gejolak baru setelah pasar menjadi lebih percaya diri dalam pemulihan blok mata uang tunggal tersebut dalam beberapa bulan terakhir. "Krisis Siprus adalah bearish untuk euro namun bullish untuk dolar dan secara matematis menjadi negatif untuk emas," kata Jeremy Friesen, ahli strategi komoditas pada Societe Generale di Hong Kong. "Tapi hal tersebut menimbulkan pertanyaan bagaimana Bank Sentral Eropa (ECB) akan terus mengetatkan kredit, seperti yang telah terjadi sebagai akibat dari pembayaran Long Term Refinancing Operation (LOTR)." ECB memompa lebih dari satu triliun euro ke pasar uang dalam dua long term refinancing loans (LTROs), pada bulan Desember 2011 dan Februari 2012, untuk menyediakan likuiditas bagi perbankan. Friesen mengatakan jika ECB bisa menyalakan kran kembali dan membantu ekonomi dengan memompa lebih banyak uang ke dalam sistem, itu yang akan membantu emas yang tumbuh subur di lingkungan kebijakan moneter yang ultra-longgar. Spot emas naik ke level tertinggi 2,5 minggu di $ 1,608.30 per ons pada hari sebelumnya, sebelum turun menjadi $ 1,596.76, naik 0,3 persen dari penutupan sebelumnya. Emas AS juga mencapai level tertinggi 2,5 pekan di $ 1,607.6 per ounce, sebelum memperkecil keuntungan dan diperdagangkan pada posisi $ 1,595.90. Analisis teknis mengisyaratkan bahwa emas spot menghadapi resistance di $ 1.611 per ounce dan dapat menelusuri kembali $ 1586 kata analis pasar dari Reuters, Wang Tao. Investor akan fokus kepada pertemuan kebijakan Federal Reserve AS esok dan Rabu untuk menilai sikap bank sentral terhadap stimulus moneter yang agresif. Para ekonom memperkirakan bahwa The Fed akan terus membeli obligasi untuk sisa tahun ini guna membantu pemulihan ekonomi yang masih lemah. Minat di exchange-traded funds emas masih ringan sejak hari Jumat. Kepemilikan SPDR Gold Trust melanjutkan penurunan setelah jeda dua hari, turun 3,311 ton menjadi 1,232.996 ton - terendah sejak Oktober 2011. (brc)

Bursa HK diprediksi lemah awal pekan ini


Reuters, (18/3) - Saham-saham Hong Kong diprediksi memulai minggu ini pada level yang lebih rendah karena investor penjepit diantara rilis data harga perumahan resmi China untuk bulan Februari hari ini yang dapat memperburuk kecemasan seputar ketentuan pelaksanaan pengetatan penjualan rumah yang telah diumumkan tanggal 1 Maret lalu. Minggu ini, investor kemungkinan akan fokus pada survei awal aktivitas manufaktur China di bulan Maret pada hari Kamis dan laporan pendapatan perusahaan untuk tahun 2012. China Overseas Land, China Resources Power dan Tingyi Holdings adalah diantara perusahaan yang akan membukukan laporan pendapatan tahun 2012 hari ini. Investor juga akan menunggu rincian kebijakan khusus setelah pertemuan tahunan parlemen China yang berakhir akhir pekan lalu dimana Xi Jinping dan Li Keqiang dikukuhkan sebagai perdana menteri dan wakil perdana menteri. China Securities Journal melaporkan dalam situsnya pada hari Minggu bahwa presiden Bank of China, Xiao Gang dinobatkan sebagai kepala China Securities Regulatory Commission menggantikan Guo Shuqing. Jumat lalu, Indeks Hang Seng ditutup turun 0,4 persen pada level 22,533.1, sementara China Enterprises Index merosot 0,7 persen. Selama sepekan, masing-masing tergelincir 2,4 dan 4 persen. (brc)

Kekhawatiran seputar Siprus menekan bursa Asia

Bloomberg, (18/3) - Saham-saham Asia turun untuk pertama kalinya dalam tiga sesi perdagangan terakhir, menuju penurunan terbesar dalam sebulan terakhir di tengah kekhawatiran penarikan dana secara besar-besaran dari bank yang belum pernah terjadi sebelumnya di Siprus yang akan kembali membawa Eropa ke dalam krisis utang. Index MSCI Asia Pacific turun 0,9 persen menjadi 135,37 pada pukul 9:40 am di Tokyo, sebelum pasar ekuitas di Hong Kong dan China dibuka. Index tersebut naik 5,6 persen sejak tahun ini hingga pekan lalu karena meningkatnya data ekonomi dari AS dan spekulasi bahwa Jepang akan merilis stimulus yang lebih berani, namun terbendung oleh upaya China untuk mengendalikan harga properti. "Tempat yang paling aman jika anda berpikir pasar akan turun adalah uang tunai," kata Donald Williams, kepala investasi dari Platypus Asset Management Ltd dalam wawancara dengan televisi Bloomberg. "Kami telah menemukan valuasi bermasalah selama sekitar enam minggu terakhir dan sebagai hasilnya kita telah menghimpun kas dalam portofolio kami. Kami sedang mencari penurunan lebih dalam dari apa yang kita lihat hari ini. Tidak ada sektor yang sangat murah sekarang. Kami prediksi koreksi paling dalam adalah sebesar 10 persen." Nikkei 225 Stock Average turun 1,8 persen. Index S&P/ASX 200 turun 1,3 persen dan index Kospi Korea Selatan kehilangan 0,5 persen. Presiden Siprus, Nicos Anastasiades berjanji untuk tunduk pada tuntutan para menteri keuangan zona euro untuk menaikkan €5.8 milyar ($7.5 milyar) untuk membantu mendanai bailout dengan mengambil sepotong dari setiap rekening bank di Siprus. Euro jatuh terhadap dolar ke level terendah tahun ini dan yen menguat terhadap semua mata uang utama. (brc)